Terpopuler Sepekan

Elon Musk Akhirnya Jual Saham Tesla buat Bayar Pajak

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Sabtu, 13 Nov 2021 14:45 WIB
Elon Musk
Foto: Instagram @elonrmuskk
Jakarta -

Jumlah tagihan pajak bos Tesla, Elon Musk mencapai lebih dari US$ 15 miliar atau setara dengan RP 214,8 triliun (asumsi kurs Rp 14.325).

Untuk menyelesaikan tagihan ini, Elon Musk berencana menjual saham Tesla sebesar 10%. Hal ini karena Musk sempat membuat polling dan menanyakan kepada followersnya di Twitter.

"Belum lama ini sering dibicarakan soal unrealized gains sebagai cara menghindari pajak. Saya berencana menjual 10% saham, apakah kalian mendukung rencana ini?," cuit Elon Musk.

Per 30 Juni 2021, kepemilikan saham Elon Musk di Tesla mencapai 170,5 juta. Jika dia menjual 10% sahamnya dia akan kehilangan sekitar US$ 21 miliar atau setara dengan Rp 300,82 triliun.

Dia menyebut akan patuh pada hasil polling yang digelarnya. Hasilnya ada 58% followers yang mendukung dan 42% yang tidak setuju dengan rencana Musk.

Alhasil, Musk dilaporkan telah menjual 930.000 saham Tesla Inc miliknya. Diperkirakan seluruh saham yang akan dijualnya ini senilai lebih dari US$ 1,1 miliar atau setara dengan Rp 15,62 triliun.

Memang Elon Musk tak pernah menerima gaji atau bonus dari perusahaannya itu. Selama ini kekayaannya bersumber dari keuntungan saham Tesla.

Pada 2012 Elon Musk memiliki 22,8 juta saham dengan harga saat itu US$ 6,24 per lembar. Tapi bulan November ini saham Tesla ditutup di level US$ 1.222. Ini artinya keuntungan total saham nyaris US$ 28 miliar.

Tapi dia juga tetap harus membayar pajak penghasilan dari keuntungan yang dia dapatkan.

Namun Elon Musk belum menyampaikan berapa besaran tagihan pajak yang harus dia bayar. "Saya tidak mendapatkan gaji dan bonus dari manapun. Saya hanya punya saham. Jadi satu-satunya cara untuk bayar pajak pribadi adalah dengan menjual saham itu," ujar dia.

(kil/eds)