Bicara Usaha Mikro-KUR, Wamenkeu Singgung Kehadiran Negara

Eko Susanto - detikFinance
Sabtu, 13 Nov 2021 23:10 WIB
Wamenkeu Suahasil Nazara dalam acara Sosialisasi Pembiayaan (Ultra Mikro dan KUR) dan Edukasi Perpajakan kepada Para Pelaku Usaha Mikro di Grabag, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah
Foto: Eko Susanto/detikcom
Magelang -

Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan negara hadir lewat program-program yang ada. Salah satunya dengan sosialisasi pembiayaan (Ultra Mikro dan KUR) dan Edukasi Perpajakan kepada para pelaku usaha mikro.

"Menurut saya apa yang dilakukan pada hari ini sangat luar biasa. Ini menunjukkan secara keseluruhan bagaimana negara hadir untuk warganya. Negara hadir melewati banyak sekali program-program yang dijalankan," katanya dalam sambutan Sosialisasi Pembiayaan (Ultra Mikro dan KUR) dan Edukasi Perpajakan kepada Para Pelaku Usaha Mikro di Grabag, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (13/11/2021).

"Kredit usaha mikro atau Kredit Umi (Ultra Mikro) yang adalah kredit kepada kelompok yang bekerja menghasilkan kegiatan ekonomi lalu, kemudian bersama-sam mengajukan atau mendapatkan akses kredit usaha mikro," sambungnya.

Selain itu melalui program Upland yang dikelola Kementerian Pertanian pemerintah mendorong korporatisasi petani sehingga petani bisa lebih sejahtera. Tentunya untuk mencapai hal itu, para petani memerlukan dukungan pembiayaan sehingga pemerintah juga hadir memberikan solusi pembiayaan.

Antara lain melalui pinjaman Ultra Mikro (UMi) yang diinisiasi oleh Kementerian Keuangan dan dikelola oleh BLU-PIP, serta pinjaman bersubsidi Kredit Usaha Rakyat (KUR) melalui perbankan.

"Telah saya sampaikan bagaimana kehadiran negara dalam bentuk penerimaan pajak karena itu ada sosialisasi perpajakan, tapi negara juga hadir dalam bentuk pemberian berbagai macam fasilitas kredit. Fasilitas kredit usaha mikro, kredit usaha rakyat, dana desa dan seluruh anggaran-anggaran yang lain yang digunakan juga semaksimal mungkin untuk kebaikan rakyat. Untuk kegiatan di Grabag ini terfokus kepada kelompok usaha kelompok tani, Gupon (gabungan petani organik) Sekar Langit yang merupakan kumpulan dari petani-petani yang menghasilkan produk organik," kata Suahasil setelah melihat langsung proses pengolahan beras organik, itu.

Bersambung ke halaman berikutnya. Langsung klik