ADVERTISEMENT

Coba Nih Ibu-ibu, Hemat Mana Masak Pakai LPG atau DME?

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Selasa, 16 Nov 2021 10:42 WIB
PT Pertamina (Persero) dikabarkan akan menarik tabung biru Elpiji 12 kilogram (kg). Selanjutnya, Pertamina memasok ke konsumen tabung Bright Gas 12 kg.
Foto: Rifkianto Nugroho
Jakarta -

Produk DME alias Dimethyl Ether diwacanakan bakal mengganti kebutuhan energi LPG di rumah tangga. Sebentar lagi kemungkinan para ibu-ibu di rumah tidak lagi memasak pakai LPG, tapi pakai DME.

Namun memang rencana penggunaan DME untuk menggantikan LPG masih sangat lama dan tidak akan dilakukan dalam waktu dekat. Saat ini Pertamina sedang melakukan proses penjajakan untuk mendapatkan suplai DME. Pemerintah pun masih mengkaji skema subsidi untuk penggunaannya.

Lalu apabila DME jadi digunakan, lebih hemat mana pemakaiannya dibandingkan dengan LPG?

Dalam catatan detikcom, yang dihimpun Selasa (16/11/2021) tingkat pembakaran menggunakan DME tidak sepanas LPG. Maka dari itu Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM Dadan Kusdiana mengatakan ada kemungkinan waktu memasak akan lebih lama dan lebih banyak energi yang digunakan.

DME memiliki kandungan panas (calorific value) sebesar 7.749 Kcal/Kg, sementara kandungan panas LPG senilai 12.076 Kcal/Kg.

"Dengan begitu waktu memasak lebih lama 1,1 sampai dengan 1,2 kali dibandingkan dengan menggunakan LPG," tutur Dadan dalam keterangan resminya.

DME juga merupakan senyawa eter paling sederhana mengandung oksigen dengan rumus kimia CH3OCH3 yang berwujud gas sehingga proses pembakarannya berlangsung lebih cepat dibandingkan LPG.

Meski begitu, kualitas nyala api yang dihasilkan DME lebih biru dan stabil, tidak menghasilkan partikulat matter (pm) dan NOx, serta tidak mengandung sulfur.

Kalau harganya gimana, mana yang lebih murah? Lihat di halaman berikutnya.



Simak Video "Indonesia Targetkan 2030 Setop Impor BBM-LPG"
[Gambas:Video 20detik]

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT