Jokowi Targetkan di 2024 Tak Ada Lagi Orang Miskin Ekstrem

Aulia Damayanti - detikFinance
Kamis, 18 Nov 2021 16:36 WIB
Presiden Jokowi
Foto: YouTube Sekretariat Presiden
Jakarta -

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengumumkan arahan Presiden Joko Widodo untuk menekan kemiskinan ekstrem hingga 0% di 2024. Rencananya, target itu akan dilakukan secara bertahap.

"Untuk 2022 kemiskinan ekstrem diharapkan kembali ke angka 8,5-9%. Kemudian, difokuskan kepada 35 Kabupaten/Kota di 7 Provinsi dan masing-masing 5 Kabupaten. Tahun depan tahun 2022 di 212 kab/kota dengan prioritas perluasan dan tingkat kemiskinan ekstrem di angka 3-3,5%," katanya dalam konferensi pers, Kamis (18/11/2021).

Sedangkan pada 2023-2024 ditargetkan ada 514 Kabupaten/Kota prioritas diharapkan tingkat kemiskinannya ditekan hingga 2,3-3% dan terakhir kemiskinan ekstrem di 2024 menjadi 0%.

Dalam menekan kemiskinan itu, akan ada sejumlah penambahan bantuan sosial (bansos) ke depannya. Di antaranya mendorong penambahan BLT desa menjadi sebesar Rp 300.000 untuk 3 bulan dengan jumlah sasaran 694 keluarga penerima manfaat (KPM).

"Dan ini membutuhkan surat edaran bersama Kemendagri dan Kemendes dan ini penyesuaian PMK sedang disiapkan," lanjutnya.

Selain itu, program kartu sembako juga akan ditambah menjadi Rp 300.000 dikali 3 bulan. Rencananya penambahan bansos ini akan dilaksanakan akhir tahun.

"Program kartu sembako yg di-top up juga 300 ribu x 3 bulan jumlahnya nanti menurut ibu Mensos sekitar 1,4 juta dan ini akan dilaksanakan di akhir atau di awal Desember. Dan kemudian akan ada Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) kemiskinan di bulan Desember," tutupnya.

(das/das)