ADVERTISEMENT

Mau Bantu Biden, Jepang Siap 'Bagi-bagi' Minyak

Geordi Oswaldo - detikFinance
Senin, 22 Nov 2021 09:40 WIB
Harga Minyak Mentah AS Di Bawah Nol, Pembeli Tidak Bayar Malah Ditawari Uang
Foto: DW (News)
Jakarta -

Pemerintah Jepang saat ini tengah mempertimbangkan untuk melepas sejumlah cadangan minyak mentah mereka ke pasar global guna menekan harga energi global yang terus meningkat.

Melansir dari Reuters, Senin (22/11/2021), tindakan ini dilakukan Jepang setelah Pemerintah Amerika Serikat (AS) meminta beberapa negara konsumen minyak terbesar di dunia untuk mempertimbangkan melepaskan beberapa cadangan minyak mentah mereka ke pasar global.

Biden dan para anak buahnya telah meminta beberapa negara sekutu AS termasuk Jepang, Korea Selatan dan India, serta dengan China untuk mempertimbangkan melepaskan beberapa cadangan minyak mentah mereka ke pasar global.

Namun, di sisi lain, untuk Jepang sendiri mungkin mereka akan mengalami sedikit kesulitan dalam menjalankan rencana tersebut.

Hal ini dikarenakan di bawah undang-undangnya sendiri, Negeri Sakura ini hanya dapat melepaskan cadangan minyaknya hanya pada saat kendala pasokan atau bencana alam, tapi tidak untuk menurunkan harga.

Sebelumnya, Jepang telah memanfaatkan cadangan minyaknya di masa lalu untuk membantu menghadapi dampak Perang Teluk atau Gulf War pada awal 1990-an dan gempa bumi dan tsunami yang mematikan pada 2011.

"Kami melanjutkan dengan pertimbangan tentang apa yang dapat kami lakukan secara legal dengan premis bahwa Jepang akan berkoordinasi dengan Amerika Serikat dan negara-negara lain yang terkait," kata Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida kepada wartawan.

"Kami ingin menarik kesimpulan setelah mempertimbangkan dengan seksama situasi yang dihadapi masing-masing negara dan apa yang bisa dilakukan Jepang," jelasnya lagi.

Meski demikian, Kepala Sekretaris Kabinet Hirokazu Matsuno mengatakan pada hari Kamis lalu bahwa Tokyo masih mengamati dengan cermat dampak kenaikan harga minyak pada ekonomi terbesar ketiga di dunia itu.

Karena untuk saat ini tidak mudah bagi Jepang untuk melepaskan cadangan minyak negaranya. Sebab Jepang yang miskin sumber daya energi ini mendapatkan sebagian besar minyaknya dari Timur Tengah.

Lonjakan harga minyak baru-baru ini dan melemahnya yen menaikkan biaya impor, memberikan pukulan ganda bagi negara terebut yang bergantung pada perdagangan.

"Sambil mendesak negara-negara penghasil minyak untuk meningkatkan produksi minyak, kami akan berusaha untuk menstabilkan pasar energi dengan berkoordinasi dengan negara-negara konsumen utama dan organisasi internasional seperti IEA (Badan Energi Internasional)," kata Matsuno.



Simak Video "Terpapar Covid-19, Kondisi Joe Biden Membaik dan Ingin Kembali Bekerja"
[Gambas:Video 20detik]
(zlf/zlf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT