Demi Ekonomi Moncer, Jokowi Ingatkan Pemda Kebijakan 'Gas Rem'

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Senin, 22 Nov 2021 17:52 WIB
Presiden Jokowi
Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta pemerintah daerah untuk ikut menjaga momentum pertumbuhan ekonomi. Dia meminta kebijakan gas rem dalam penanganan COVID-19 dilakukan dengan baik.

Dia meminta kepada gubernur, bupati, hingga wali kota memperhatikan baik-baik kondisi COVID-19 dan gerak ekonomi di daerahnya.

"Juga disampaikan kepada gubernur, bupati, dan wali kota seimbangkan betul-betul gas dan rem, sehingga bisa pertahankan momentum ekonomi yang tumbuh positif," ungkap Jokowi dalam kata pembukaannya saat ratas evaluasi PPKM, Senin (22/11/2021).

Jokowi menargetkan ekonomi Indonesia di kuartal keempat tumbuh lebih tinggi daripada kuartal sebelumnya. Di kuartal dua momentum pertumbuhan ekonomi Indonesia berhasil diraih kala ekonomi tumbuh positif 7,07% setelah mengalami resesi.

Kemudian di kuartal ketiga ekonomi tetap tumbuh positif meskipun melambat di level 3,51%. Jokowi meminta di kuartal keempat pertumbuhan ekonomi bisa lebih besar dari itu.

"Di kuartal dua kita sudah tumbuh 7,07%, di kuartal ketiga kita ada di 3,51%. Kita harapkan di kuartal empat tumbuh lebih baik dari kuartal ke tiga," kata Jokowi.

Salah satu bentuk kebijakan gas rem yang dilakukan pemerintah adalah rencana pemberlakuan PPKM Level 3 di masa libur Natal dan Tahun Baru.

Jokowi menilai kebijakan ini memang bisa membuat pelaku usaha pariwisata mengalami kerugian, namun menurutnya dunia pariwisata justru bisa kembali terpukul kalau kenaikan kasus COVID-19 kembali terjadi.

"Perlu dijelaskan bahwa apabila situasi tak terkendali maka akan memukul balik ekonomi dan pariwisata kita, apalagi kita akan jadi tuan rumah 150 meeting di G20," ungkap Jokowi.

(hal/eds)