Viral! Ada Korban Penipuan Berawal dari Ikut Tren 'Add Yours' di Instagram

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Selasa, 23 Nov 2021 11:59 WIB
Jakarta -

Ramai di media sosial Instagram soal tren yang menggunakan fitur 'Add Yours'. Fitur ini adalah stiker interaktif di Instagram Stories yang bisa membuat pengguna IG mengikuti tren pada topik konten tertentu.

Tapi dengan tren ini, ada juga pengguna Instagram yang dirugikan. Seperti yang diunggah oleh @ditamoechtar_ di akun Twitternya.

Dia menyampaikan jika ada temannya yang menjadi korban penipuan karena diminta transfer ke rekening tertentu.

Temannya percaya karena sang penipu menyebut nama panggilan kecilnya. Sehingga teman Dita meyakini jika orang tersebut adalah orang terdekatnya.

"Pagi tadi, teman saya dapat telepon. Nangis-nangis habis ditipu katanya. Biasalah, penipu yang telepon minta transfer gitu. Yang bikin teman saya percaya, si penipu memanggil dia 'pim'. 'pim' adalah panggilan kecil teman saya, yang hanya orang dekat yang tahu. Terus dia ingat habis ikutan ini," tulis Dita sambil mengunggah tangkapan layar fitur Add Yours "Variasi panggilan nama kamu".

Postingan Dita hari ini sudah diretweet 16.100 kali, dikomentari 4.465 kali dan disukai oleh 30.300 orang. Dita juga menyampaikan jika tren atau challenge seperti ini tak perlu diikuti.

Dari reply cuitan Dita juga sudah ada orang yang memasang tren Add Yours dengan judul-judul yang 'menyeramkan'. Misalnya "Nama Gadis Ibu Kandung Kamu", "Tempat Tanggal Lahir Kamu", "Selfie dengan KTP" dan "Alamat Rumah Kamu".

Kemudian akun @un*agnet*sm mencuit "kayak ginian tuh ga usah diikutin, teman-temanmu tidak ada yang peduli" tulisnya.

Lalu akun @Mo*ack*he*oet mencuit "Untuk sista-sista, jangan gampang sebar data pribadi seperti tanggal lahir, nama lengkap, nama ortu. Bahaya pelet/guna-guna. Memang sepertinya gak masuk akal, tapi ini benar-benar ada. Percaya deh!" cuitnya.

Selanjutnya akun @lo*uaciou*pa*s meminta para netizen berhati-hati. "Hati-hati guys, jangan asal ikut challenge, bisa jadi itu celah buat orang jahat yang mau jahatin kalian," cuitnya.

(kil/zlf)