Back to Reality! Begini Tips Aman WFO Lagi

Elsa Azzahra - detikFinance
Selasa, 23 Nov 2021 19:26 WIB
Sejumlah pegawai kembali bekerja di kantor usai sebelumnya bekerja dari rumah. Guna cegah virus Corona para pegawai pakai face shield hingga masker saat bekerja
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Melonggarnya pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di beberapa wilayah bisa jadi sinyal buat kamu segera kembali mempersiapkan diri untuk kembali beraktifitas seperti sebelum pandemi. Terlebih buat kamu yang cuek selama beraktivitas di rumah saja.

Berikut beberapa tips yang bisa kamu lakukan untuk bersiap menyambut aktivitas normal kembali.

1. Kembalikan kebugaran tubuh

Banyak rebahan ditambah minim aktivitas fisik saat kamu kerja dari rumah tentu aja menghambat metabolisme tubuhmu. Hasilnya kebugaran tubuhmu tentu saja berkurang, apalagi jika selama berkegiatan di rumah saja kamu mulai memiliki pola hidup yang tidak sehat.

Aktivitas makan menjadi lebih sering, maklum saat berada di rumah saja akses terhadap makanan akan menjadi lebih mudah.

Dampaknya dari mulai penambahan berat badan, kehilangan massa otot, sampai jantung dan paru-paru yang melemah. Kondisi seperti ini pasti bakal menyulitkanmu saat beraktivitas normal lagi, mobilitasmu menjadi terhambat, kamu akan lebih mudah letih sampai produktivitasmu bisa berkurang.

Mencegah hal tersebut, kamu perlu kembali meraih kebugaran tubuhmu, salah satunya bisa dilakukan dengan berolaharga. Melansir American College of Sports Medicine (ACMS) manusia dianjurkan untuk berolahraga minimum 30 menit setiap harinya untuk menjaga kebugaran tubuh. 30 menit itu pun bisa dilakukan dengan berolahraga ringan misalnya jalan cepat, atau jogging, ataupun kombinasi antara keduanya.


Dengan tubuh yang bugar kamu tentu akan lebih percaya diri serta lebih semangat beraktivitas sedia kala sebelum pandemi.

Buka halaman selanjutnya untuk dapat tips berikutnya.

2. Risiko Skindemi

Meski PPKM melonggar dan kamu mungkin akan kembali beraktivitas normal lagi namun jangan lupa bahwa pandemi sejatinya belum sepenuhnya usai. Tetap pakai masker dan melakukan protokol kesehatan dengan baik.

Namun tahukah kamu bahwa pandemi Covid-19 kini juga turut menciptakan situasi skindemi, alias masalah kulit yang muncul akibat kebiasaan-kebiasaan yang tercipta selama pandemi.

Mengutip Dr. Kevin Adrian pada laman Alodokter, skindemi misalnya tercipta akibat pemakaian masker yang terlalu lama sehingga menyebabkan kulit menjadi kusam, kemerahan, gatal dan mudah berjerawat.

"Penggunaan masker dalam waktu yang lama membuat kulit wajah terus bergesekan dengan masker, gesekan ini yang memicu iritasi kulit. Selain itu menghela napas dan berbicara saat menggunakan masker juga akan menjebak hawa panas yang membuat kulit wajah menjadi lembab," paparnya.

Situasi skindemi juga makin diperparah jika terjadi pada seorang perokok, merokok sambil buka-tutup masker bakal menjebak hawa panas hasil pembakaran rokok di area yang tertutup masker. Akibatnya pori-pori mudah tersumbat sehingga bakteri dan kuman mudah berkembang biak.

Berhenti merokok tentu menjadi pilihan utama untuk mencegah hal-hal tersebut, namun jika kamu merasa sulit menghentikan konsumsi rokok, produk tembakau alternatif bisa jadi solusi. Sebab banyak produk tembakau alternatif yang dapat dikonsumsi tanpa pembakaran seperti kantung tembakau, kantung nikotin, bahkan produk tembakau yang dipanaskan.

Sejumlah riset bahkan menyebut risiko dari produk tembakau alternatif, terutama produk tembakau tanpa asap (smokeless tobacco) bahkan dapat mengurangi risiko dari konsumsi rokok sampai 99 persen.

Peneliti pada University of Michigan School of Public Health Ken Warner pun menyebut produk tembakau alternatif ini bisa jadi sarana buat berhenti merokok karena merupakan produk yang jauh lebih rendah resikonya.

"Produk tembakau tanpa asap tak diragukan memiliki resiko yang jauh lebih kecil dibandingkan rokok. Produk-produk ini mungkin dapat membantu perokok berhenti merokok," ungkapnya dikutip dari ABC News.

Untuk mengoptimalkan pencegahan skindemi, kamu juga perlu memastikan untuk selalu menggunakan masker yang bersih, dan secara berkala dapat mengganti masker jika kegiatanmu sangat padat. Sehingga kamu tak perlu lagi khawatir dengan skindemi.

Lalu apa tips ketiga? Buka halaman selanjutnya.

3. Waspadai Bau Mulut

Produk tembakau alternatif juga bisa jadi solusi bagi perokok agar terhindar dari bau mulut. Sebab rokok kerap jadi biang keladi terciptanya bau mulut, dan sejumlah penyakit oral lainnya berkat sejumlah residu hasil dari pembakaran rokok. Sementara produk-produk tembakau alternatif tidak melalui proses pembakaran tanpa menghasilkan residu.

Produk tembakau yang dipanaskan misalnya, yang menghantarkan nikotin dengan memanaskan tembakau pada alat berteknologi khusus. Makanya konsumsi produk tembakau yang dipanaskan diklaim bisa lebih rendah risikonya sampai 95 persen dibandingkan rokok.

Sebab, meskipun kamu tetap harus menjaga jarak, dan memakai masker saat berkaktivitas normal kembali, bau mulut sering jadi penyebab yang menganggu aktivitas dan tak jarang bikin rasa percaya diri kita berkurang saat berbicara dengan orang lain.

Nah, kalau kamu sudah lakukan beberapa tips di atas, maka kamu sudah siap buat kembali menjalani aktivitas di luar rumah. Namun sekali lagi ingat, bahwa pandemi belum usai. Tetap disiplin menaati protokol kesehatan, gunakan masker, rajin mencuci tangan, dan usahakan untuk tidak berkerumun.

(dna/dna)