ADVERTISEMENT

Erick Jengkel Biaya Logistik RI Masih Mahal Banget

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Rabu, 24 Nov 2021 07:30 WIB
Suasana aktivitas bongkar muat di Jakarta International Container Terminal, Jakarta Utara, Rabu (5/9/2018). Aktivitas bongkar muat di pelabuhan tetap jalan di tengah nilai tukar rupiah terhadap dolar AS terpuruk. Begini suasananya.
Foto: Pradita Utama
Jakarta -

Biaya logistik Indonesia masih berada di level 23% dari total PDB. Menurut Menteri BUMN Erick Thohir, biaya logistik tersebut jauh lebih tinggi bila dibandingkan dengan banyak negara.

Erick pun membandingkan biaya logistik Indonesia dengan negara lain. Menurutnya, biaya logistik paling murah ada di Singapura yang cuma 8% dari total PDB.

"Biaya logistik kita masih mahal, 23% dari GDP kita. Masih tinggi tentu jika dibanding negara lain, Singapura itu paling murah cuma 8%," ungkap Erick dalam webinar Kagama, Selasa (23/11/2021).

Dalam paparannya, rata-rata biaya logistik berbagai negara seharusnya berada di 12% dari total PDB. Erick juga membandingkan biaya logistik dengan India dan Malaysia.

Kedua negara itu biaya logistiknya berada di atas rata-rata juga, tapi jumlahnya tetap lebih rendah daripada Indonesia. Biaya logistik kedua negara itu berada di 13% dari total PDB.

Di sisi lain, Dirut Pelindo Arif Suhartono mengatakan saat ini dari 23% biaya logistik Indonesia yang disebut Erick, paling besar kontribusinya sebetulnya adalah pengeluaran untuk inventory alias alat angkut.

Kemudian yang berikutnya adalah ongkos transportasi di sisi darat. Komponen yang ketiga baru lah dari sisi lautnya, baik di sisi pelabuhannya maupun gerbang masuk pelabuhan di laut.

"Kontribusi terbesar itu sebenarnya 8,9% dari inventory atau alat, 8,5% itu land transportation. Nah 2,8% baru water, kita ada di sini, ini dibagi dua ada port ada seagate," ungkap Arif dalam acara yang sama.

Selain 3 hal tadi, Arif juga memaparkan ada kontribusi administrasi sebesar 2,7% dan biaya lainnya sebesar 0,8%. Komponen biaya ini, kata Arif, adalah sebuah jalan panjang rantai pasok dari awal pintu gerbang produsen hingga menuju ke pintu depan konsumen.

Lanjutkan membaca -->



Simak Video "Jokowi Soroti Biaya Logistik RI Lebih Mahal Dibanding Tetangga"
[Gambas:Video 20detik]

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT