Pangkat Suami Anggiat Pasaribu Lettu Bukan Brigjen, Ini Beda Gajinya

Tim detikcom - detikFinance
Rabu, 24 Nov 2021 17:19 WIB
Anggiat Pasaribu saat cekcok di bandara dengan Arteria Dahlan
Pangkat Suami Anggiat Pasaribu Lettu Bukan Brigjen, Ini Beda Gajinya
Jakarta -

Fakta terungkap dari perkara ribut-ribut di bandara yang melibatkan Anggiat Pasaribu dan Anggota Komisi III DPR RI Arteria Dahlan. Ternyata suami Anggiat bukanlah Brigjen Zamroni, melainkan Lettu Bayu.

Brigjen Zamroni sendiri merupakan abang sepupu dari Anggiat Pasaribu. Pada saat kejadian disebutkan Brigjen Zamroni dan suaminya Lettu Bayu ada di tempat.

Bukan hanya beda pangkat, tentu keduanya beda gaji. Gaji anggota TNI sendiri diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2019 tentang Perubahan Kedua Belas atas Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2001 tentang Peraturan Gaji Anggota Tentara Nasional Indonesia.

Dalam PP tersebut pangkat Brigadir Jenderal masuk dalam golongan perwira tinggi. Gajinya berkisar Rp 3.290.500-Rp 5.407.400. Sementara untuk Letnan Satu dalam golongan III atau perwira pertama. Untuk pangkat ini gajinya berkisar Rp 2.820.800-Rp 4.635.600.

Namun, itu bukanlah satu-satunya pendapatan mereka. Selain gaji, tentu anggota TNI akan mendapat tunjangan kinerja. Tunjangan kinerja ini diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 102 Tahun 2018 tentang Tunjangan Kinerja Pegawai di Lingkungan Tentara Nasional Indonesia.

Tunjangan ini diberikan setelah mempertimbangkan penilaian reformasi birokrasi, capaian kinerja organisasi dan capaian kinerja individu.

"Pegawai di Lingkungan Tentara Nasional Indonesia, selain diberikan penghasilan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, diberikan tunjangan kinerja setiap bulan," bunyi Pasal 2 Ayat 1.

Sementara, besaran tunjangan kinerja Panglima TNI diatur Pasal 6. Adapun besarannya sebesar 150% dari tunjangan kelas jabatan 17 di lingkungan TNI.

"Panglima Tentara Nasional Indonesia yang mengepalai dan memimpin Tentara Nasional Indonesia diberikan tunjangan kinerja sebesar 150% (seratus lima puluh persen) dari tunjangan kinerja kelas jabatan 17 (tujuh belas) di Lingkungan Tentara Nasional Indonesia," bunyi Pasal 6 Ayat 1.

Berikut rincian gaji anggota TNI:

Golongan I
Tamtama

1. Prajurit Dua Kelas Dua: Rp 1.643.500-Rp 2.538.100
2. Prajurit Satu Kelas Satu: Rp 1.694.900-Rp 2.617.500
3. Prajurit Kepala Kelas Kepala: Rp 1.747.900-Rp 2.699.400
4. Kopral Dua: Rp 1.802.600-Rp 2.783.900
5. Kopral Satu: Rp 1.858.900-Rp 2.870.900
6. Kopral Kepala: Rp 1.917.100-Rp 2.960.700

Golongan
II Bintara

1. Sersan Dua: Rp 2.103.700-Rp 3.457.100
2. Sersan Satu: Rp 2.169.500-Rp 3.565.200
3. Sersan Kepala: Rp 2.237.400- Rp 3.676.700
4. Sersan Mayor: Rp 2.307.400-Rp 3.791.700
5. Pembantu Letnan Dua: Rp 2.379.500-Rp 3.910.300
6. Pembantu Letnan Satu: Rp 2.454.000-Rp 4.032.600

Golongan III
Perwira Pertama

1. Letnan Dua: Rp 2.735.300-Rp 4.425.200
2. Letnan Satu: Rp 2.820.800-Rp 4.635.600
3. Kapten: Rp 2.909.100- Rp4.780.600

Golongan IV
Perwira Menengah

1. Mayor: Rp 3.000.100-Rp 4.930.100
2. Letnan Kolonel: Rp 3.093.900-Rp 5.084.300
3. Kolonel: Rp 3.190.700-Rp 5.243.400

Perwira Tinggi

1. Brigadir Jenderal Laks Pertama Mars Pertama: Rp 3.290.500-Rp 5.407.400
2. Mayor Jenderal Laks Muda Mars Muda: Rp 3.393.400-Rp 5.576.500
3. Letnan Jenderal Laks Madya Mars Madya: Rp 5.079.300-Rp 5.750.900
4. Jenderal Laksamana Marsekal: Rp 5.238.200-Rp 5.930.800

Saksikan d'Mentor: Ada Apa di NFT ?

[Gambas:Video 20detik]



(das/das)