473 Lowongan Untuk Akuntan
Rabu, 26 Apr 2006 12:55 WIB
Jakarta - Anda akuntan dan butuh pekerjaan? Well, informasi ini mungkin akan berguna. Departemen Keuangan berniat merekrut sekitar 473 akuntan yang akan ditempatkan di pusat dan daerah. Lowongan itu terbuka tak hanya bagi akuntan dari Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN), namun juga dari luar STAN. Yang jelas, akuntan itu memiliki sertifikasi yang dikeluarkan oleh Departemen Keuangan (Depkeu)."(Sertifikasi) Itu gunanya dikembangkan jabatan fungsional sebagai wadah dan jalur profesi mereka sehingga nanti ada kualifikasi dan sistem kompensasi dan sistem insentif," ujar Dirjen Perbendaharaan Mulia P Nasution di sela-sela acara sosialisasi PP No 8 tahun 2006 di Depkeu, Jl Lapangan Banteng, Jakarta, Rabu (26/4/2006).Rekrutmen itu dimaksudkan agar penyusunan laporan keuangan lebih transparan dan akuntabel. Sementara waktu rekrutmen akan disesuaikan dengan perencanaan pegawai departemen dan lembaga yang berkoordinasi dengan Badan Administrasi Kepegawaian Negara (BAKN). Tahun ini? "Harus diinventarisir dulu. Ini kan PP-nya baru keluar. Berapa SDM yang ada di kita, dan berapa yang dibutuhkan," tambah Mulia. Yang jelas, jumlah akuntan disesuaikan dengan kebutuhan di setiap daerah. "Bayangkan saja, jumlah provinsi 33, kabupaten 440, jadi semuanya 473, kalau misalnya untuk setiap pemda butuh 1 akuntan, paling tidak segera direkrut 473 akuntan, belum lagi ajun akuntan atau diploma tiga. Saya yakin kurang dari 10 pemda yang memiliki akuntan," ungkap Mulia.Nantinya, status akuntan yang akan direkrut adalah konsultan. Namun pemerintah tengah menyiapkan jabatan di instansi terkait yang nantinya bisa diisi oleh para akuntan tersebut."Yang penting pemerintah bisa menyediakan wadahnya dan jalur pembinaan karirnya supaya mereka betah," ujar Mulia. Menurut pria berkacamata ini, karir dan wadah para akuntan itu tetap harus dipikirkan agar mereka tetap tertarik bekerja di daerah. "Karena tanpa dukungan SDM yang handal, mustahil bisa dihasilkan laporan keuangan yang sesuai dengan amanat UU Keuangan Negara," tandasnya. Asian Development Bank pun sudah mengucurkan dana US$ 30 juta untuk penyiapan laporan keuangan dalam Local Government Finance Program. Dana itu termasuk pengadaan sistem teknologi informasi.Bantuan itu akan memprioritaskan bimbingan kepada semua 33 provinsi dan 170 kabupaten/kota. Jadi pelaksanan program secara bertahap hingga 3 tahun sampai semua kabupaten kota selesai melaksanakan.
(qom/)











































