Main NFT Bisa Hasilkan Jutaan Dollar, Tertarik ?

dtv - detikFinance
Kamis, 25 Nov 2021 14:20 WIB
Jakarta -

Non-Fungible Token (NFT) mendadak booming seiring terbuka informasi teknologi di sistem blockchain. Bukan sekedar isapan jempol sistem smart kontrak dapat membuat orang kaya dalam waktu singkat.

"Yang sudah lama-lama ada juga mereka yang sudah sampai menjual jutaan dolar, itu ada artis-artis NFT Indonesia ada yang sudah sampai sebegitu banyaknya," ujar Founder Indonesia NFT, Budi Santosa di acara d'Mentor detikcom, Rabu (25/11/2021).

Cerita itu bukan isapan jempol, Budi membuktikan dengan bertanya langsung kepada kreator NFT di dalam komunitas. Salah satunya ada yang bisa membiayai kuliah dari kreasi di NFT.

"Beneran itu bisa bikin orang kaya beneran banget, dan di Indonesia sendiri banyak artis-artis yang bener-bener sudah menerima benefit-nya, di Idnft sendiri tadi bikin stories dan tanya 'kamu udah beli apa saja dari NFT' itu banyak sekali yang mereka sharing dan mereka bisa membiayai kuliah kemudian buat berobat, buat upgrade pc, buat kendaraan segala macam banyak banget yang mereka sharing," sambung Budi.

Budi Santoso mengatakan apa yang dihasilkan dari NFT bisa diuangkan di dalam dunia nyata, dan prosesnya tidak terlalu sulit. Jika karya digital kalian dibayar dengan aset kripto ethereum, bisa terbayang berapa rupiah yang bisa ditarik ke rekening.

"Misalkan kita mendapatkan penjualan NFT di Ethereum ya sudah, kalau kita mau cairin kita tinggal transfer dari wallet kita ke alamat wallet kita yang ada di kripto exchange nah setelah itu udah tinggal kita jual ke rupiah, setelah jadi rupiah kita withdraw kaya gitu terus masuk ke rekening kita" imbuh Budi.

Budi katakan di Indonesia ada beberapa kolektor yang berani beli NFT dengan harga tinggi. Meski begitu jumlah kolektor Indonesia jumlah masih kecil dibanding yang lain.

"Di Indonesia sendiri sudah mulai berkembang kolektor-kolektor-nya, memang belum banyak jika dibanding jumlah populasi masih sedikit, tapi tentu ke depan masih akan berkembang ketika investasi ini semakin populer," pungkas Budi.

(ed/fua)