ADVERTISEMENT

Erick Thohir Minta Maaf ke Dirut Telkom, Ada Apa?

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Sabtu, 27 Nov 2021 16:15 WIB
Poster
Foto: Edi Wahyono
Jakarta -

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyampaikan permohonan maaf ke Direktur Utama PT Telkom Indonesia Tbk. Permohonan maaf tersebut disampaikan karena Erick menginginkan Telkom tak boleh lagi terjebak di sunset business. Sunset business artinya kondisi bisnis yang mulai tergerus zaman sehingga sulit tumbuh.

"Posisi BUMN juga untuk digitalisasi, di sini ada Dirut Telkom, bahwa saya bikin statement keras ke Telkom, ya Pak Dirut mohon maaf," kata dia dalam acara Orasi Ilmiah 'Globalization And Digitalization: Strategi BUMN Pasca Pandemi' yang digelar Universitas Brawijaya, Sabtu (27/11/2021).

Erick menyebutkan yang namanya industri telekomunikasi seperti voice atau suara dan SMS semuanya sudah nol. Karena itu dibutuhkan skema dan model bisnis yang baru.

"Karena itu, ketika saya kritik pak Dirut dan jajarannya sepakat sama saya untuk mengubah bisnis model Telkom akan b to b, fokus ke tower, infrastruktur, fiber optic, data center, cloud, dan 5G," ujarnya.

Kemudian untuk Telkomsel akan fokus ke b to c. Telkomsel akan menjadi enabler dan tempat untuk menciptakan konten dan kreator lokal. Pengembangan fintech, healthtech sampai edutech.

Dia mengungkapkan pada pertengahan Desember, Presiden akan meluncurkan Merah Putih Fund. Ini didukung oleh Telkom dan Telkomsel untuk memberikan dukungan perusahaan rintisan Indonesia.

Syaratnya untuk perusahaan startup itu harus go public di Indonesia. "Abis itu boleh go public di luar negeri, tapi di Indonesia dulu. Sekarang banyak startup Indonesia yang pindah ke Singapura, dapat funding di sana ya nggak salah ya," jelas dia.

Karena itu dia mengingatkan, dengan skema bisnis Telkom dan Telkomsel diharapkan bisa menciptakan kembali kreator masa depan dan pengusaha Indonesia agar lebih nasionalis.

(kil/eds)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT