Keren! Industri Kreatif RI Tembus Ekspor, dari AS hingga Inggris

Danang Sugianto - detikFinance
Rabu, 01 Des 2021 17:31 WIB
Industri Kreatif
Foto: Industri Kreatif (Istimewa)
Jakarta -

Seluruh produk PT Cermai Makmur Abadi Internasional (Cermai Makmur) dilempar ke pasar ekspor. Potensi ekspor produk kreatif gift wrapping paper sangat besar terutama ke Amerika Serikat (AS) dan negara-negara Eropa.

"Produk kami 100% untuk pasar ekspor. Mayoritas ekspor kami ditujukan untuk pasar Amerika Serikat," kata Theresia O Sutaman, managing director PT Cermai Makmur Abadi Internasional (Cermai Makmur), dalam keterangan pers, Selasa (30/11/2021).

Negara tujuan ekspor Cermai Makmur, jelas Theresia, sebanyak 60% ke Amerika Serikat. Lalu, sebesar 20% ke Inggris dan sisanya negara-negara lain.

"Saat ini, total tujuan ekspor kami ada 27 negara. Rata-rata ekspor kami sebanyak 2.500 kontainer per tahun," paparnya.

Dia menambahkan, salah satu pembeli (buyer) Cermai Makmur di Amerika Serikat adalah jaringan ritel Walmart. Peritel modern itu sudah sekitar tujuh tahun menjadi pembeli produk Cermai Makmur.

"Mereka menilai produk kami berkualitas baik dan sesuai dengan kebutuhan pasar Amerika. Walmart merupakan pembeli produk kami yang cukup loyal," papar Theresia.

Dia mengatakan, pihaknya optimistis mampu meningkatkan pendapatan di tengah pandemi Covid-19 saat ini. "Hal itu karena pasar kami adalah ekspor. Tahun 2021, kami menargetkan pertumbuhan revenue sebesar 20%. Sebelum pandemi, pendapatan kami sebesar US$ 50 juta per tahun," tutur dia.

Menurut Theresia, pihaknya sudah menggeluti bisnis industri kreatif sudah lebih dari 28 tahun. Kata kunci memenangi hati konsumen adalah dengan membangun kepercayaan mereka terhadap kualitas dan kesinambungan pasokan. Kepercayaan para buyer membuat daya saing Cermai Makmur masih solid hingga kini.

"Pemain besar bisnis gift wrapping paper adalah perusahaan-perusahaan global, sekalipun demikian kita mampu bersaing. Perusahaan Indonesia dapat berkecimpung asal kompetitif dan mampu menciptakan buyer di pasar besar dunia," papar Theresia.

Mengutip data Grand View Research, nilai produk pembungkus kado global mencapai US$ 15,1 miliar pada 2018. Inovasi produk dalam pembungkus kado merupakan faktor utama yang berkontribusi terhadap pertumbuhan industri ini. Selain itu, peningkatan daya beli telah mendongrak permintaan untuk pilihan hadiah yang elegan dan disesuaikan. Hal ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan industri produk hadiah secara keseluruhan, yang secara positif akan mempengaruhi pasar global.

(das/dna)