Mau Jadi Eksportir? Simak Dulu Hal Ini

Siti Fatimah - detikFinance
Kamis, 02 Des 2021 20:45 WIB
Aktivitas bongkar muat peti kemas di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Selasa (25/9/2012). Pengamat Ekonomi dari Standard Chartered Bank mengatakan perekonomian dunia akan mengalami kenaikan pada level 3,2%. Pertumbuhan tersebut akan berdampak pada impor dan ekspor Indonesia pada tahun 2013.
Foto: Jhoni Hutapea
Jakarta -

Punya bisnis yang laris bahkan hingga dikirim ke luar negeri jadi salah satu impian banyak pelaku usaha kecil menengah (UKM). Namun, tak mudah untuk serta merta melakukan ekspor produk. Ada banyak hal yang harus diperhatikan oleh pelaku UKM jika ingin mengekspor produknya.

Nah, bagi pengusaha yang ingin merambah jadi, ada pelatihan khusus bagi UKM dari Barisan Relawan Jalan Perubahan (Bara JP). Ketua Umum Bara JP Utje Gustaaf Patty mengatakan pelatihan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kemampuan UKM dalam hal memanfaatkan peluang ekspor.

Menurut Utje, pelatihan ini juga mendukung program Presiden Joko Widodo untuk memperkuat bisnis UKM sekaligus memanfaatkan berbagai perjanjiang perdagangan internasional yang telah dilakukan Indonesia seperti RCEP, Indonesia EFTA, sekaligus keketuaan Indonesia di G20 yang dimulai pada Desember 2021 ini.

"Pelatihan daring ini diikuti oleh puluhan pelaku UKM dari dua belas provinsi," katanya dikutip Jumat (3/12/2021).

Agar UKM dapat memiliki pengetahuan dasar yang cukup lengkap, dalam pelatihan tersebut didatangkan tiga coach ekspor, yaitu Arif Hariyanto yang membahas tentang Implementasi Hasil Perjanjian Perdagangan Internasional, Gustian Mahardika yang menjelaskan tentang Akses Pembiayaan dan Prosedur Ekspor, serta Sepri Situmeang yang membahas tentang Strategi Promosi dan Pemasaran Ekspor.

Menurut Utje, pelatihan ini akan menjadi upaya awal untuk mengurai rumitnya regulasi bagi pelaku UKM untuk masuk ke pasar internasional, dan membina UKM untuk mengidentifikasi pasar potensial, memperkuat karakter produk, memperhitungkan biaya pengiriman dan mencari sumber pembiayaan.