ADVERTISEMENT

Kursi Sri Mulyani Digoyang Politik Bukan yang Pertama: Ini Kilas Baliknya

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Jumat, 03 Des 2021 10:38 WIB
sri mulyani
Kursi Sri Mulyani Digoyang Politik Bukan yang Pertama: Ini Kilas Baliknya

Dalam catatan detikcom, Sri Mulyani pun mengakui hal itu. Desakan politik membuatnya terpaksa mundur. Dia merasa dipojokkan dalam panggung politik, saat itu sebagai pembantu pemerintah dirinya merasa tidak lagi dikehendaki dalam sebuah sistem politik.

Hal tersebut diungkapkan Sri Mulyani dalam kuliah umum yang bertemakan Kebijakan Publik dan Etika Publik di Ballroom Ritz-Carlton, Jakarta, Selasa (18/05/2010).

"Mengapa Sri Mulyani mundur dari Menteri Keuangan? Tentu ini sudah ada dalam kalkulasi, di mana saya anggap sumbangan dan kepentingan saya sebagai pejabat publik tidak lagi dikehendaki di dalam suatu sistem politik," ungkap Sri Mulyani.

Kasus bailout atau penyelamatan Bank Century yang kala itu diputuskan Sri Mulyani dan Komite Stabilitas Sektor Keuangan (KSSK) jadi masalahnya. Banyak pihak yang menilai langkah itu salah diambil Sri Mulyani.

Padahal, Sri Mulyani menilai terkait penyelamatan Bank Century, semua keputusan telah diambil berdasarkan aturan yang berlaku. KSSK yang terdiri dari Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Indonesia (BI) yang saat itu dijabat Boediono sudah melakukan pengujian dan analisa berdasarkan informasi dan data yang ada.Kala itu penolakan soal bailout Bank Century sampai membuat DPR membentuk panitia khusus hak angket Century.

Kembali ke masalah yang dihadapi Sri Mulyani saat ini, Pimpinan MPR beberapa waktu lalu meminta Sri Mulyani mundur dari jabatan Menteri Keuangan. Kasus awalnya karena masalah pemotongan anggaran MPR.

"Atas nama pimpinan MPR RI, mengusulkan kepada Presiden RI untuk memberhentikan Saudari Menteri Keuangan karena kami anggap Menteri Keuangan tidak etik, tidak cakap dalam mengatur kebijakan pemerintahan kita demi untuk kelanjutan," kata Wakil Ketua MPR Fadel Muhammad kepada wartawan, Rabu (1/12/2021).


(hal/fdl)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT