Gara-gara Omicron, Ford Tunda Karyawan Balik Ngantor Lagi

Ignacio Geordi Oswaldo - detikFinance
Selasa, 07 Des 2021 09:15 WIB
Ford GT 2020
Foto: Ford
Jakarta -

Perusahaan otomotif Ford Motor Co. menunda rencananya memberlakukan kembali sistem kerja di kantor/ WFO untuk sejumlah karyawannya hingga Maret 2022 mendatang. Hal ini diberlakukan karena adanya kekhawatiran atas penyebaran Covid-19 varian baru, Omicron.

Padahal sebelumnya Ford telah berencana kembali memberlakukan sistem kerja WFO bulan depan. Namun varian baru Omicron telah mengubah rencana perusahaan. Demikian dilansir dari CNN, Selasa (7/12/2021).

"Keadaan virus Covid-19 tetap tidak pasti, dan terlepas dari keberhasilan protokol keamanan kami yang berkelanjutan dan peningkatan tingkat vaksinasi, kami menggeser tanggal mulai model kerja hibrida ke Maret," kata Juru bicara perusahaan, Dan Barbossa.

Keputusan ini akan mempengaruhi sekitar 30.000 karyawan. Sedangkan untuk ke depannya, Ford akan mulai kembali menjalankan rencana kerja hibrida pada Februari mendatang.

"Kami akan memulai dengan fase percontohan untuk karyawan terpilih pada bulan Februari dan pada bulan Maret, kami akan memperluasnya sehingga semua anggota tim yang tidak bergantung pada lokasi dapat mulai bekerja secara fleksibel antara fasilitas Ford dan opsi jarak jauh," kata Barbossa.

Sebagai informasi, Ford (P) merupakan perusahaan pertama dari tiga besar pembuat mobil AS yang mengamanatkan vaksin untuk semua karyawannya yang bekerja di Amerika Serikat (AS). Para pekerja itu memiliki waktu hingga 8 Desember untuk divaksinasi sepenuhnya agar dapat kembali bekerja di perusahaan.

Hal ini menunjukkan bagaimana usaha Ford dalam mengikuti amanat pemerintah AS dalam menanggulangi masalah pandemi Covid-19 di Negeri Paman Sam tersebut.

(eds/eds)