Lagi-lagi JNE Kena Boikot Warganet, Dulu Gegara Perkara Ini

Trio Hamdani - detikFinance
Rabu, 08 Des 2021 16:46 WIB
Pelayanan pengiriman logistik di tengah pandemi dan akhir tahun meningkat 85 persen. Hal itu terjadi seiring beralihnya masyarakat membeli produk e-commerce.
Ilustrasi/Foto: Pradita Utama
Jakarta -

JNE lagi-lagi tersandung kontroversi yang menyebabkan perusahaan jasa pengiriman dan logistik itu menjadi pergunjingan di media sosial hingga muncul seruan #BoikotJNE. Kali ini warganet menyoroti brosur lowongan kerja kurir motor JNE di Tamiang Layang.

Warganet dibuat heboh oleh persyaratan lamaran kerja mitra JNE, yaitu "DIWAJIBKAN BERAGAMA ISLAM". Demikian dikutip detikcom dari brosur yang beredar di media sosial, Rabu (8/12/2021). Akibatnya muncul tagar #BoikotJNE di Twitter.

Di Twitter ada sejumlah postingan soal kontroversi lowongan kerja JNE yang mendapatkan komentar hingga ratusan, seperti yang di-posting oleh @filosofi***.

"#BoikotJNE," tulisnya di Twitter sambil membagikan tangkapan layar lowongan kerja JNE. Terakhir dilihat, postingannya sudah menerima komentar sebanyak 365 kali, di-retweet 366 kali, dan disukai oleh 1.144 pengguna Twitter.

JNE lewat akun Twitter-nya @JNE_ID menyampaikan klarifikasi. Perusahaan menjelaskan iklan lowongan pekerjaan tersebut dari CV. Bangun Banua Lestari. JNE ambil tindakan atas pelanggaran SOP oleh Bangun Banua Lestari dengan memutuskan hubungan kerja sama.

"Kejadian ini merupakan pelanggaran terhadap SOP dan nilai-nilai perusahaan yang menghargai keberagaman dan perbedaan, oleh karena itu manajemen JNE secara tegas memberikan sanksi pemutusan hubungan kerja sama dengan pihak mitra," demikian pernyataan resmi JNE.

"Kepada oknum karyawan yang terkait dengan kasus ini akan dilakukan pemutusan hubungan kerja," sambungnya.

JNE, dijelaskan perusahaan hadir di Indonesia selama 31 tahun, dan dibangun oleh manajemen dan pegawai yang berasal dari beragam suku bangsa, ras dan agama. Oleh karena itu, pihaknya menegaskan memegang teguh nilai-nilai perusahaan yang mengutamakan toleransi dan saling menghormati serta menghargai perbedaan.

Ini bukan kali pertama JNE kena boikot. Untuk mengetahui informasi selengkapnya, baca di halaman selanjutnya.

Lihat juga Video: Putra Mahkota JNE Memulai Karier dari Kurir

[Gambas:Video 20detik]