Lego Mau Bangun Pabrik di Vietnam Rp 14 T, di RI Kapan?

Aulia Damayanti - detikFinance
Jumat, 10 Des 2021 10:24 WIB
MELBOURNE, AUSTRALIA - APRIL 15: Blind and vision impaired children enjoy Legoland in Chadstone on April 15, 2021 in Melbourne, Australia. LEGOs new range of Braille bricks have raised bumps that have been modified to correspond to a letter or character of the braille alphabet. Each brick also has a printed letter or character to allow children who are blind or have low vision to learn and play alongside sighted classmates, family and educators.  (Photo by Darrian Traynor/Getty Images)
Foto: Getty Images/Darrian Traynor
Jakarta -

Produsen mainan ternama Lego mengumumkan, berencana membangun pabrik baru di Vietnam. Hal itu untuk memperluas pasar mainannya di kawasan Asia.

Dalam pembangunan ini, perusahaan akan menginvestasikan dana sebesar US$ 1 miliar atau setara Rp 14,3 triliun (kurs Rp 14.300). Nah, pabrik ini akan menjadi yang kedua setelah yang pertama ada di China sejak 2016.

Chief Operations Officer Lego Carsten Rasmussen mengatakan, selain memperluas pasar di Asia, pabrik baru dibangun karena kapasitas di China sudah melampaui batas. Hal itu seiring pertumbuhan permintaan mainan di Asia yang tumbuh pesat.

"Pertumbuhan di China dan Asia sangat fantastis dan kami dapat melihat bahwa seiring waktu kami akan membutuhkan lebih banyak kapasitas," katanya, dikutip dari CNN, Jumat (10/12/2021).

Rasmussen juga menjelaskan pabrik baru di Vietnam akan membantu mempersingkat dan menekan biaya pengiriman mainan ke seluruh Asia.

"Ini memberi kami waktu pengiriman yang lebih singkat kepada pelanggan kami dan membuat kami dapat bereaksi cepat sesuai permintaan, tetapi tentu saja juga membuat kami lebih tangguh," lanjutnya.

Targetnya, pabrik Lego di Vietnam ini bisa beroperasi pada 2024 dan akan mempekerjakan sebanyak 4.000 orang. Pabrik itu juga dinilai bisa memproduksi 100 miliar lego.

(fdl/fdl)