Twitter PM India Kena Hack, Ada Cuitan 'India Bakal Adopsi Bitcoin'

Ignacio Geordi Oswaldo - detikFinance
Selasa, 14 Des 2021 08:51 WIB
FILE PHOTO: Indias Prime Minister Narendra Modi speaks during the Vibrant Gujarat Global Summit in Gandhinagar, India, January 18, 2019. REUTERS/Amit Dave/File Photo
PM India Narendra Modi
Jakarta -

Belum lama ini, akun Twitter Perdana Menteri India, Narendra Modi, telah diretas. Modi merupakan seorang pengguna tweeter yang cukup aktif dan memiliki lebih dari 70 juta pengikut.

Melansir dari BBC, Selasa (14/12/2021), usai diretas, akun tersebut kemudian mengirimkan pesan yang mengatakan bahwa India telah mengadopsi bitcoin sebagai alat pembayaran yang sah dan akan mendistribusikannya ke semua warga negara.

Namun kemudian Tweet itu dengan cepat telah dihapus. Tweet yang dihapus dari akun @narendramodi ini secara garis besar mengatakan bahwa "pemerintah India telah secara resmi membeli 500 bitcoin dan akan mendistribusikannya ke semua penduduk negara".

Peretasan ini datang ketika India sedang bersiap untuk menindak perdagangan cryptocurrency yang sedang booming, dengan undang-undang baru yang kemungkinan akan diajukan ke parlemen bulan ini.

Sebagai informasi, kejadian kali ini merupakan yang kedua kalinya di mana akun Twitter milik Modi ini berhasil diretas oleh pihak lain.

Sebelumnya, pada tahun lalu, akun Twitter miliknya juga sempat diretas dan sebuah tweet dikirim untuk mendesak orang-orang agar menyumbang sejumlah dana bantuan Covid palsu.

Simak video 'Manuver China Memberantas Kripto Bitcoin Cs':

[Gambas:Video 20detik]



(fdl/fdl)