89 Perusahaan dan 383 UMKM 'Dikawinkan'

Danang Sugianto - detikFinance
Minggu, 19 Des 2021 22:03 WIB
Siluet pegawai dan tamu di depan logo Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM)
Foto: Ari Saputra
Jakarta -

Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) melakukan penandatanganan komitmen kerja sama antara Perusahaan Program Kolaborasi Penanaman Modal Asing (PMA) atau Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dengan UMKM yang bertujuan agar UMKM bisa naik kelas. Program itu pun didukung oleh BUMN PT Surveyor Indonesia (Persero).

Menteri Investasi Republik Indonesia yang juga menjabat sebagai Kepala BKPM, Bahlil Lahadalia mengatakan, pemerataan pertumbuhan ekonomi, penciptaan pasar baru, dan UMKM naik kelas merupakan arahan Presiden Jokowi. Hal itu menjadi tujuan dari kolaborasi antara Perusahaan Besar PMA/PMDA dengan UMKM.

"Saat ini, data investasi di luar Pulau Jawa sudah lebih besar daripada di Pulau Jawa," tuturnya pada acara tersebut seperti dikutip Minggu (19/12/2021).

Hal senada juga diungkapkan oleh Deputi Bidang Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal, Imam Soejoedi yang mengungkapkan jumlah kerja sama yang dilakukan antara perusahaan besar dan UMKM.

"Ini merupakan tahun kedua program kolaborasi antara perusahaan besar dan UMKM. Dengan bangga saya umumkan bahwa tahun ini ada 89 Perusahaan Besar dan 383 UMKM yang saling berkontrak," ujar Imam.

Sementara itu, PT Surveyor Indonesia (Persero)/PTSI yang juga ikut berpartisipasi dalam program kolaborasi tersebut menyebutkan target pencapaian mereka untuk 2021.

"Terimakasih atas kepercayaan dari Kementerian Investasi/BKPM kepada PTSI untuk melaksanakan Program Kementerian Investasi/BKPM dalam upaya bersama mewujudkan program kolaborasi ini sehingga pada 2021 tercapai milestone 89 Perusahaan dan 383 UMKM dengan nilai komitmen Rp 2,7 triliun," kata Direktur Utama PT Surveyor Indonesia (Persero), Haris Witjaksono.

Haris mengungkapkan bahwa upaya menggairahkan investasi dan ekonomi lokal bukan hanya dilakukan satu kali. "Perlu proses terstruktur yang melibatkan banyak pihak agar programnya terukur, efektif, dan tepat sasaran," ucap Haris.

Menurut Haris, PT Surveyor Indonesia (Persero) sebagai anak bangsa akan selalu berkomitmen mendukung gerakan UMKM naik kelas. "Upaya mewujudkan UMKM naik kelas, selain melalui program kemitraan, PTSI juga rutin mengadakan pelatihan softskill, dan menyediakan ruang pemasaran, salah satunya melalui area pameran produk mitra binaan yang dilengkapi akses belanja online di Akhlak Lounge di Kantor Pusat kami di Jakarta," tutupnya.

(das/dna)