ADVERTISEMENT

Jokowi Buka-bukaan Ungkap Penyebab Maraknya Sengketa Lahan

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Selasa, 21 Des 2021 18:15 WIB
Presiden Jokowi
Foto: YouTube Sekretariat Presiden
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkap, harusnya ada 126 juta sertifikat lahan yang dipegang masyarakat. Namun, masih ada 80 juta yang belum bersertifikat.

Jokowi mengatakan banyaknya lahan yang belum bersertifikat ini mengakibatkan banyak sengketa.

"Dan sampai saat ini di seluruh Tanah Air harusnya ada 126 juta sertifikat yang harusnya dipegang masyarakat, tapi masih ada kurang lebih 80-an juta yang belum bersertifikat, kenapa ini banyak sengketa-sengketa karena itu," katanya dalam acara penyerahan sertifikat di Tarakan, Kalimantan Utara seperti disiarkan Youtube Sekretariat Presiden, Selasa (21/12/2021).

Jokowi mengatakan, dalam 5 tahun ini sebanyak 25 juta sertifikat telah diselesaikan. Kemudian, sebanyak 41,4 juta sudah terdaftar yang nantinya akan dibagikan.

"Dan dalam 5 tahun ini telah kita selesaikan 25 juta sertifikat ini, yang terdaftar 41,4 juta, sudah jadi, bagi-bagi-bagi. Tapi yang sudah terbagi 25 juta," katanya.

Jokowi mengatakan, adanya sertifikat memberikan kepastian hukum bagi masyarakat. Sehingga masyarakat bisa terhindar dari sengketa lahan.

"Saya senang pada siang hari ini Bapak Ibu semuanya telah memegang sertifikat, ini adalah kepastian hukum, hak atas tanah yang bapak ibu miliki," katanya.

"Bapak sudah punya, sudah garap tambak, garap lahan, sudah 10 tahun, 15 tahun tapi belum punya sertifikat artinya sewaktu-waktu lahan itu bisa diberikan ke yang lain dan Bapak Ibu sekalian nggak bisa nuntut apa-apa," sambungnya.

Lihat juga Video: Sengketa Lahan, Emak-emak di Jakbar Usir Preman Pakai Panci-Perabot

[Gambas:Video 20detik]



(acd/das)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT