Gaji Direksi dan Komisaris Garuda Indonesia Dipotong 50%!

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Kamis, 23 Des 2021 17:42 WIB
Dirut Garuda Indonesia
Dirut Garuda Indonesia Irfan Setiaputra
Jakarta -

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengatakan gaji seluruh pekerja di Garuda Indonesia saat ini mengalami pemangkasan. Pemangkasan dilakukan mulai dari 30-50%.

Pemangkasan dilakukan mulai dari level direksi, komisaris hingga karyawan biasa. Menurutnya, pemangkasan ini dilakukan dalam rangka memperbaiki kinerja keuangan perusahaan.

Irfan menjelaskan, saat ini perusahaan tengah melakukan berbagai efisiensi. Kondisi keuangan Garuda pun masih belum sehat. Utang Garuda Indonesia saat ini sendiri mencapai US$ 9,75 miliar atau mencapai Rp 138,45 triliun (dalam kurs Rp 14.200).

"Kita lakukan aksi dengan beban biaya karyawan karena kita mau saling jaga. Teman-teman saya informasikan seluruh karyawan Garuda dipotong gajinya," ungkap Irfan dalam diskusi di Kantor Transmedia, Kamis (23/12/2021).

Irfan menjelaskan dirinya sebagai direksi saja mengalami pemotongan gaji hingga 50%.

"Semua, termasuk kami, direksi, saya tanda tangan. Komisaris juga. Kita dipotong 50% gajinya," ujar Irfan.

Dia memaparkan untuk gaji karyawan yang berada di atas Rp 28 juta mengalami pemangkasan 50%. Sementara itu, yang gajinya di bawah Rp 28 juta akan dipangkas 30%.

"Jadi mereka yang Rp 28 juta take home pay-nya, dipotong 50%. Di bawah itu 30%," kata Irfan.

Dia juga sempat bicara mengenai jumlah pilot yang lebih banyak daripada pesawat yang diterbangkan. Itu pun dia mengatakan pilot yang dirumahkan tidak dibayar.

"Kita punya jumlah pilot lebih dari pesawat yang kita terbangkan, pas dirumahkan kita nggak bayar," ungkap Irfan.

(hal/zlf)