ADVERTISEMENT

Dorong Ekonomi Kreatif Lokal, Ganjar: Semoga Startup Bisa Tumbuh

Aulia Damayanti - detikFinance
Jumat, 24 Des 2021 18:46 WIB
Hetero Space
Foto: Dok. Istimewa
Jakarta -

Ajang kompetisi perusahaan rintisan baru (start-up) Hetero for Start-up Season 2 kembali digelar di Surakarta, Jawa Tengah. Gelaran HFS ini bertepatan dengan peresmian Hetero Space Solo yang menjadi wadah pemberdayaan UMKM di Jawa Tengah.

Peresmian Hetero Space Solo di Jalan Urip Sumoharjo, Surakarta ini dihadiri Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang juga inisiator Hetero for Start-up, Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka, dan Kepala Dinas Koperasi & UMKM Jateng Ema Rachmawati.

Pada acara peresmian, Ganjar berbincang dengan para peserta bootcamp Hetero for Start-up Season 2. Berbeda dengan kompetisi wirausaha tersebut pada season 1, ajang edisi kali ini turut menjaring peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Bahkan ada peserta yang berasal dari Papua hingga Aceh.

Saat meresmikan Hetero Space, Ganjar Pranowo meminta agar kalangan muda memanfaatkan tempat ini untuk mengembangkan kreativitas para wirausaha UMKM muda di Jateng.

"Harapan saya ini jadi hub untuk creative hub (wadah kreativitas) berikutnya, karena di Solo itu sudah banyak banget. Mas Gibran sudah buat banyak. Nah, sekarang Hetero Space yang ada di sini kami harapkan bisa menambah nuansa itu," kata Ganjar Pranowo, dikutip Jumat (24/12/2021).

"Kalau bahasanya Mas Gibran tadi wajib (dimanfaatkan) karena banyak anak kreatif yang ada di Solo ini bisa membuat tendangan-tendangan yang luar biasa. Nah, tugas saya, tugas Mas Gibran memfasilitasi. Sudah kami lakukan maka tinggal memanfaatkan," tambah Ganjar.

Menurut dia, Hetero Space juga bisa dimanfaatkan sebagai sarana untuk berkolaborasi antarwirausaha, berdiskusi dan mendapat dukungan dari beberapa pihak.

"Termasuk mencoba mencari akses permodalan, pendampingan-pendampingan yang kami siapkan dari pemerintah. Harapannya muncul enterpreneur baru, yang muda-muda, jadi startup-nya bisa tumbuh," kata Ganjar Pranowo.

Pada kesempatan yang sama, Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka berharap dengan adanya berbagai fasilitas dari pemerintah, UMKM di Solo bisa naik kelas.

"Dulu banyak yang minta ada ruang publik kolaborasi. Nah, ini tempatnya sudah ada. Awas kalau tidak digunakan. Harus dimanfaatkan sebaik-baiknya. Apalagi akses permodalan sudah lengkap," kata Gibran.

Gibran juga menyinggung soalnya banyaknya UMKM di Solo. Ke depan, ia berharap akan muncul unicorn bahkan decacorn baru yang berasal dari Solo. Ia juga menjelaskan telah menyiapkan cyber security bagi UMKM yang akan naik kelas terkait isu keamanan digital.

Pembukaan Hetero Space Solo diawali dengan rangkaian acara Hetero Fest yang berlangsung pada Sabtu-Minggu, 18-19 Desember 2021. Acara tersebut dimeriahkan oleh berbagai kegiatan seperti talkshow, pameran UMKM, pentas seni, pameran lukisan, dan bootcamp untuk perusahaan rintisan.

Program ini merupakan kolaborasi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah dengan PT HM Sampoerna Tbk. (Sampoerna) melalui payung program Sampoerna Untuk Indonesia. Salah satu fokus program Sampoerna Untuk Indonesia ialah pengembangan UMKM yang dilakukan lewat pelatihan keterampilan usaha dan ekonomi digital secara terpadu dan menyeluruh. Diharapkan, upaya ini dapat menggerakkan roda perekonomian bangsa dan turut mewujudkan kemandirian UMKM di Indonesia.

Kepala Urusan Eksternal Ishak Danuningrat mengatakan, Sampoerna berkomitmen mengembangkan keterampilan usaha para pelaku UMKM dan ekonomi digital secara terpadu dan menyeluruh. Hal ini tertuang dalam payung program Sampoerna Untuk Indonesia, dimana komitmen terhadap pengembangan UMKM merupakan pilar pertama.

"Dengan demikian, mereka menjadi lebih produktif, mandiri, dan berdaya saing. Sampoerna berharap upaya ini dapat menggerakkan roda perekonomian bangsa dan turut mewujudkan kemandirian UMKM di Indonesia," ujar Ishak.

(fdl/fdl)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT