Libur Nataru, Penitipan Hewan Laris Manis

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Rabu, 29 Des 2021 15:42 WIB
Hotel Hewan Ramai Jelang Nataru
Foto: Sylke Febrina Laucereno
Jakarta -

Saat libur Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 ini pemerintah tidak memberlakukan PPKM level 3 dan yang berlaku adalah PPKM level 1.

Ini artinya masyarakat bisa berpergian jauh untuk berlibur. Tapi kadang hal ini membuat pemilik hewan peliharaan khawatir karena tidak mungkin membawa berlibur apalagi ditinggal di rumah.

Nah hal ini membuat banyak masyarakat yang menitipkan hewannya di pet hotel atau penginapan khusus hewan. Salah satunya di R-Vet Animal Clinic, Tajurhalang yang menyediakan penitipan hewan sehat.

Pemilik Rvet Animal Clinic, Drh Rizal Arifin Akbari mengungkapkan klinik memiliki kapasitas untuk menampung 25 ekor hewan.

Dia juga memberlakukan peraturan yang ketat untuk hewan yang mau dititipkan. "Syaratnya harus sudah vaksin, jika belum harus melewati pemeriksaan dan harus minum vitamin dulu. Menjelang libur tahun baru ini banyak yang menitipkan," kata dia kepada detikcom, Rabu (29/12/2021).

Hal ini karena untuk pet hotel di Rvet Animal Clinic tidak menerima penyakit menular. Demi menjaga kesehatan hewan-hewan lainnya.

Harga yang dibanderol Rp 50 ribu per malam. Fasilitas yang didapatkan adalah pengawasan dokter 24 jam, tempat makan dan air mineral. Untuk makanan, memang harus membawa sendiri untuk mengurangi potensi ketidakcocokan hewan pada makanan yang disediakan.

Tahun lalu karena masih adanya PPKM ketat dari pemerintah, membuat banyak orang masih berada di rumah. Jumlah hewan yang dititipkan hanya sekitar 20 ekor. Tapi tahun ini hampir penuh dari kapasitas yang disediakan.

Dari data Badan Pusat Statistik (BPS) berdasarkan Google Mobility Index disebutkan jika aktivitas penduduk di rumah mulai mengalami penurunan pada November 2021.

Kepala BPS Margo Yuwono mengungkapkan mobilitas penduduk mulai terlihat di perdagangan ritel dan rekreasi pada November lalu mencapai 5,3%. Hal ini karena kondisi mulai normal dan sudah tumbuh positif sebelum pandemi.

Dia menjelaskan untuk mobilitas penduduk di taman juga mengalami perbaikan tumbuh 0,2%. Sementara aktivitas di tempat transit menunjukkan perbaikan meskipun belum kembali pada kondisi normal karena masih minus 16%.

"Di tempat kerja mulai ada perbaikan, tapi belum kembali ke kondisi normal. Masih minus 9,9% jika dibandingkan dengan baseline Januari-Februari 2020," jelas dia.

Simak Video: Tahun Baru, Tempat Hiburan Dibatasi Hingga Jam 22.00 WIB

[Gambas:Video 20detik]



(kil/das)