Year In Review 2021

Berkat Inovasi Digital, SASA Sukses Jadi Produk Legendaris

Anisa Indraini - detikFinance
Jumat, 31 Des 2021 09:00 WIB
Sasa Inti
Foto: Sasa Inti
Jakarta -

Bertranformasi dalam dunia bisnis merupakan sebuah keharusan yang harus dilakukan jika tidak ingin ditinggal pelanggan dan pesaing. Jangan sampai, bisnis yang digeluti tidak mengikuti perkembangan teknologi digital.

Di era perkembangan teknologi seperti ini, sudah jadi pilihan mutlak bagi perusahaan untuk melakukan inovasi dan perubahan signifikan dengan cara bertransformasi digital. Hal itu juga yang telah sukses dilakukan oleh PT Sasa Inti (SASA).

Siapa sih yang tidak tahu SASA? Merek yang sudah ada sejak 1968 itu merupakan salah satu penyedap rasa atau produk monosodium glutamat (MSG) populer yang keberadaannya sering ditemukan di dapur.

Jika dulu SASA terkenal sebagai perusahaan MSG konvensional, kini SASA sukses menjadi produk kitchen foods alias bumbu dapur praktis seperti santan hingga tepung bumbu. Pergeseran citra ini berkat transformasi pemasaran digital yang dilakukan secara masif.



Dengan memaksimalkan kehadiran merek di setiap lini digital mulai dari sosial media, e-commerce, hingga pendekatan eksperimental digital, membuat
SASA mejadi perusahaan modern yang semakin dekat dengan masyarakat.

Berbagai campaign yang dikemas secara inovatif dan relevan sukses membuat SASA menggaet pasar lebih muda dan menguatkan citra merek di industri. Berbagai penghargaan pun berhasil diraih berkat spirit perubahan di tengah keterbatasan pandemi COVID-19 melalui berbagai kampanye yang dilakukan.

SASA berusaha agar bisa hadir dan berjalan selaras dari masa ke masa salah satunya dengan melakukan pemasaran digital untuk menjaring generasi millenial dan Gen-Z. Proyek inovasi SASA yang sempat trending yakni Kuliner Game, berbasis Mobile Apps, hasil kolaborasi dengan Gambir Studio itu sukses menggabungkan seni dan teknologi yang mampu menembus 1 juta downloader dan mendapat penghargaan sebagai "South Asia Campaign" dari Apple Asia Pacific di awal 2020.

Masih banyak konten unik dan inovatif lainnya yang telah dibuat SASA seperti animasi video SASA yang berkolaborasi dengan animator Indonesia Harousel Works, serta campaign yang dikemas dalam series Flavour of Nature dengan ide menggabungkan kecantikan alam dan ragam kuliner Indonesia.

SASA aktif melakukan kolaborasi digital yang berfokus pada lifestyle anak muda seperti tas SASA X Goods Dept, pakaian SASA X Polonian, hingga berbagai acara inspiratif di antaranya talk show inspiratif 'Ngobrol Sesudah Sore' bersama Putri Tanjung.

SASA juga memiliki aplikasi berbasis AR bernama Mood for Food, yang mampu mendeteksi mimik wajah untuk memberikan rekomendasi makanan yang cocok dan resep makanan berdasarkan mimik tersebut.

Di tengah pandemi COVID-19, tidak lupa SASA melakukan campaign sosial untuk membantu sesama masyarakat yang terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK) dengan cara memberikan donasi.


Tak hanya menggaet pasar lokal, SASA juga terus berusaha meningkatkan permintaan ke pasar Internasional. Salah satu cara yang dilakukan yakni berkolaborasi dengan berbagai influencer dunia seperti Kimbab Family (Korea), Erwan Heussaf (Australia), Uncle Roger (UK), hingga Waseda Boys (Jepang).

Berbagai campaign yang telah dibuat itu terbukti berhasil memberikan dampak positif ke brand image SASA yaitu meningkatnya loyalitas konsumen, dan business performance secara keseluruhan.

(aid/zlf)