Cerita Ayah Kaget Ditagih Rp 211 Juta Gara-gara Game Genshin Impact

Anisa Indraini - detikFinance
Selasa, 04 Jan 2022 16:05 WIB
Genshin Impact Versi PS5 Resmi Merapat Pada 28 April 2021
Genshin Impact/Foto: (blog.playstation)
Jakarta -

Seorang ayah di Singapura, Lim Cheng Mong terkejut ketika bank menelepon dan memberi tahu bahwa dirinya memiliki utang kartu kredit sebesar 20.000 dolar Singapura atau setara Rp 211,16 juta (kurs Rp 10.558) yang telah jatuh tempo. Hal itu terkait 89 transaksi misterius atas namanya.

"Awalnya saya pikir saya ditipu, tetapi perusahaan kartu kredit mengatakan ini semua adalah transaksi yang sah," kata pria berusia 56 tahun itu dikutip dari The Straits Times, Selasa (2/1/2022).

Ternyata, tagihan itu berasal dari akun Grab putrinya sendiri yang masih berusia 18 tahun. Akun tersebut tersambung dengan kartu kredit Lim untuk membayar biaya transportasinya.

Tanpa sepengetahuan Lim, anaknya itu juga telah menautkan e-walletnya ke game seluler bernama Genshin Impact dan menghabiskan belanja dari Agustus-Oktober untuk meningkatkan avatarnya.

"Saya menyuruhnya pergi dan mengatakan uang itu bisa untuk biaya sekolah satu tahun jika dia pergi ke universitas luar negeri," marah Lim kepada anaknya tersebut.

"Jumlah yang sangat besar dihabiskan dalam sekejap mata," sesal pria yang bekerja sebagai manajer produksi di perusahaan Jerman itu.

Cerita mengenai orang tua yang harus membayar tagihan karena disebabkan pengeluaran online anak-anak mereka menjadi sesuatu yang umum akhir-akhir ini.

Perusahaan yang berurusan dengan pembayaran digital sekarang telah memperingatkan orang tua untuk mengatur pemberitahuan di dompet elektronik mereka untuk mengawasi dan waspada terhadap pengeluaran anak-anaknya.

(aid/ara)