Kazakhstan Putus Akses Internet, Bitcoin yang Kena Getahnya

ADVERTISEMENT

Kazakhstan Putus Akses Internet, Bitcoin yang Kena Getahnya

Anisa Indraini - detikFinance
Jumat, 07 Jan 2022 08:11 WIB
Protesters try to speak to riot police as they gather in the center of Almaty, Kazakhstan, Wednesday, Jan. 5, 2022. Demonstrators denouncing the doubling of prices for liquefied gas have clashed with police in Kazakhstans largest city and held protests in about a dozen other cities in the country. Local news reports said police dispersed a demonstration of about a thousand people Tuesday night in Almaty and that some demonstrators were detained. (AP Photo/Vladimir Tretyakov)
Foto: AP/Vladimir Tretyakov

Pertama, jaringan Bitcoin tangguh sampai tidak berhenti berdetak bahkan ketika sebagian besar penambang tiba-tiba offline. Kedua, Amerika Serikat (AS) akan terjadi gelombang baru penambang kripto karena ingin menghindari gangguan di masa depan.

Pertanyaannya adalah, apakah AS yang melampaui China sebagai pusat penambangan Bitcoin terbesar di dunia pada 2021, mau menerima lebih banyak penambang? Belum tentu.

"Ada sejumlah besar tekanan dan permintaan untuk kapasitas hosting (ruang yang tersedia untuk menyambungkan mesin)," tuturnya.



Simak Video "Kebakaran Hutan di Kazakhstan Paksa Ratusan Warga Dievakuasi"
[Gambas:Video 20detik]

(aid/fdl)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT