Terpopuler Sepekan

Seluruh PNS Diharuskan Ikut Apel Pagi Tiap Senin

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Sabtu, 08 Jan 2022 13:45 WIB
Kegiatan apel pagi usai libur lebaran di lingkungan Pemkot Bandung tanpa kehadiran Wali Kota Bandung Ridwan Kamil.
Ilustrasi/Foto: Avitia Nurmatari
Jakarta -

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Tjahjo Kumolo mengimbau agar instansi pemerintah menggelar apel pagi setiap Senin.

Apel ini diharapkan bisa memelihara dan meningkatkan rasa kebangsaan dan cinta tanah air serta pengabdian terhadap negara dan rakyat Indonesia. Kemudian apel juga diharapkan bisa menumbuhkan disiplin untuk aparatur sipil negara (ASN).

Tjahjo mengungkapkan apel ini dilakukan mulai hari pertama kerja tahun 2022 yaitu Senin, 3 Januari 2022.

Dalam surat imbauan itu, apel ini diikuti oleh seluruh pejabat dan pegawai di lingkungan kantor masing-masing instansi pemerintah.

Apel bisa dilakukan secara fisik dan virtual. Untuk apel fisik maka diwajibkan untuk memperhatikan jumlah peserta, jarak aman, protokol kesehatan, serta perkembangan kasus COVID-19 di wilayah kantor instansi pemerintah.

Karena pelaksanaan apel dilakukan secara fisik dan virtual, maka apel pun turut diikuti oleh seluruh pejabat dan pegawai. Sehingga, ASN yang melaksanakan tugas kedinasan di kantor (work from office/WFO) maupun juga yang sedang melaksanakan tugas kedinasan di rumah (work from home/WFH) dapat tetap mengikuti pelaksanaan apel pagi setiap minggunya.

Surat imbauan Menteri PANRB mengenai pelaksanaan apel pagi ini menindaklanjuti surat yang sebelumnya telah dikirimkan pada 14 Juni 2021 mengenai hal yang sama. Adapun surat ini ditujukan kepada seluruh instansi pemerintah, mulai dari kementerian, lembaga, hingga pemerintah daerah.

Dalam surat yang ditandatangani pada 30 Desember 2021 ini, Menteri Tjahjo juga meminta agar pelaksanaan apel ini tidak mengganggu pelayanan publik. "Kegiatan apel tidak mengurangi kualitas dan kelancaran pelayanan kepada masyarakat," tutup surat imbauan tersebut.

(kil/eds)