Diskon Pajak Mobil Baru Bakal Diperpanjang? Ini Bocorannya

Trio Hamdani - detikFinance
Rabu, 12 Jan 2022 16:07 WIB
Pemerintah memperpanjang pemberian diskon 100% pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) untuk mobil di bawah 1.500 cc. Hal ini tidak mengusik penjual mobil bekas untuk saat ini.
Foto: Andhika Prasetia
Jakarta -

Diskon pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) untuk mobil baru sudah berakhir. Diskon PPnBM 100% untuk mobil baru hanya berlaku sampai Desember 2021. Bagaimana kelanjutannya?

Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan Febrio Kacaribu menjelaskan bahwa pemerintah masih membahas nasib diskon PPnBM untuk pembelian mobil baru.

"Ke depan apakah kita perpanjang? ini masih terus kita kaji karena kita juga tahu bahwa kita sudah punya logika untuk mobil beremisi rendah," katanya dalam diskusi virtual, Rabu (12/1/2022).

Dia menjelaskan bahwa Indonesia mau mendorong mobil listrik. Upaya yang telah dilakukan adalah menetapkan PPnBM 0%. Sedangkan untuk kendaraan dengan emisi lebih tinggi dikenakan PPnBM 3% sampai 15%.

"Nah ini yang harus kita jaga konsistensinya, jangan tiba-tiba kita sudah punya kebijakan yang jelas ketika perekonomiannya sudah pulih kan yang kita harapkan adalah datangnya investasi untuk transformasi perekonomiannya juga. itu menjadi pertimbangan yang cukup serius juga bagi kita," jelasnya.

Pemerintah menyadari bahwa diskon PPnBM mobil berdampak positif terhadap perekonomian Indonesia, khususnya industri otomotif. Oleh karena itu pihaknya akan mempelajarinya bersama kementerian/lembaga (K/L) lainnya.

"Kita coba pelajari bagaimana dampaknya karena kita tahu dampaknya juga positif, ini masih terus kita kaji bersama-sama dengan K/L-K/L yang lain," tambahnya.

(toy/dna)