Harta Orang-orang Terkaya China 'Menguap', Jadi Miskin Nggak?

Trio Hamdani - detikFinance
Jumat, 14 Jan 2022 10:40 WIB
Pendiri Alibaba Jack Ma kembali tiarap setelah sempat hilang dari publik, mengapa demikian?
Foto: BBC Magazine

5. Tadashi Yanai (Jepang)
Penurunan kekayaan: US$ 14 miliar
Kekayaan bersih: US$ 30.4 miliar

Yanai kehilangan sekitar sepertiga dari kekayaannya di 2021 setelah saham kerajaan pakaiannya yang berbasis di Tokyo, Fast Retailing selaku pemilik merek populer Uniqlo and Theory turun sekitar 34%. Meskipun pendapatan untuk tahun itu hingga Agustus 2021 tumbuh 6% dan laba sebelum pajak melonjak lebih dari 70% dari tahun 2020, usahanya masih sangat dipengaruhi oleh pembatasan dan lockdown, termasuk di pabriknya di Vietnam.

6. Lei Jun (China)
Penurunan kekayaan: US$ 14 miliar
Kekayaan bersih: US$ 16,3 miliar

Kekayaan Lei, Founder and Chairman Xiaomi turun hampir setengahnya di 2021. Xiaomi berjuang dengan masalah rantai pasokan, yaitu kekurangan chip global, ditambah dengan persaingan ketat yang menyusutkan pangsa pasarnya. Mereka mencatat laju pertumbuhan penjualan paling lambat sejak awal 2020 dalam pendapatan kuartal ketiga pada November.

7. Masayoshi Son (Jepang)
Penurunan kekayaan: US$ 13,6 miliar
Kekayaan bersih: US$ 25,1 miliar

Ketidakpastian yang mengganggu perusahaan China juga berdampak besar pada Masayoshi Son, Pendiri dan CEO raksasa investasi Jepang, Softbank Group. Softbank menjadikan banyak perusahaan teknologi China di antara investasi utamanya.

8. Daniel Gilbert (AS)
Penurunan kekayaan: US$ 13,2 miliar
Kekayaan bersih: US$ 29,6 miliar

Ini adalah tahun yang penuh gejolak bagi harga saham perusahaan hipotek Dan Gilbert, Rocket Companies. Miliarder hipotek itu sempat menjadi salah satu dari 10 orang terkaya di dunia ketika kekayaannya melonjak menjadi US$ 80 miliar selama tekanan singkat di bulan Maret. Tetapi saham pemberi pinjaman online itu telah jatuh 62% sejak puncaknya pada 15 Desember.

9. Zhang Bangxin (China)
Penurunan yang : US$ 11,3 miliar
Kekayaan bersih: US$ 1,2 miliar

Zhang, salah satu Founder and Chairman perusahaan layanan pendidikan TAL Education berbasis sial. Sebab, pemerintah Xi Jinping meningkatkan serangannya terhadap perusahaan bimbingan belajar setelah jam sekolah tahun lalu, dengan alasan industri tersebut -yang berkembang pesat selama pandemi- telah memberikan terlalu banyak tekanan pada anak-anak dan orang tua.

10. Zhong Huijuan (China)
Penurunan kekayaan: US$ 10,4 miliar
Kekayaan bersih: US$ 10 miliar

Zhong adalah Founder, Chairman dan CEO dari produsen obat China, Hansoh Pharmaceutical. Dia menjadi salah satu wanita terkaya di dunia setelah menghantarkan perusahaannya IPO pada 2019. Setelah itu sahamnya naik lebih dari 130%. Tetapi sahamnya kemudian anjlok lebih dari 50% pada tahun 2021 dan sekarang di bawah harga pencatatan IPO.



Simak Video "Harta Elon Musk Kini Tembus Rp 4.000 Triliun!"
[Gambas:Video 20detik]

(toy/ang)