Pindah ke Ibu Kota Baru, PNS Bakal Dikasih 'Bonus'

Anisa Indraini - detikFinance
Selasa, 18 Jan 2022 19:00 WIB
Hari ini para PNS Pemprov DKI Jakarta mulai beraktivitas normal. Tingkat absensi pada hari pertama masuk kerja hadir 100 persen.
Ilustrasi/Foto: Grandyos Zafna
Jakarta -

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati akan menyiapkan skema pembiayaan untuk pembangunan ibu kota negara (IKN) baru bernama Nusantara. Rancangan disusun mulai dari jangka pendek, menengah hingga panjang.

Sri Mulyani menjelaskan anggaran jangka pendek disediakan sejak tahun ini untuk pembangunan infrastruktur dasar. Sedangkan jangka panjang disiapkan bonus alias tambahan tunjangan bagi PNS yang pindah ke ibu kota baru.

"Belanja, kalau dalam jangka pendek mungkin belum sampai kepada personel, tapi lebih ke belanja barang. Kalau nanti sudah pada tahap benar-benar pemindahan, maka dalam APBN sudah harus dimasukkan mengenai berbagai tambahan tunjangan akibat konsekuensi dari pemindahan itu," kata Sri Mulyani di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (18/1/2022).

Tunjangan yang diberikan akan disesuaikan dengan kebutuhan PNS. Nantinya para abdi negara dihadapkan dengan pola hidup dan kerja yang baru.

"Konsep dari IKN adalah sebuah new way of living dan new way of working. Ini akan berbeda sekali dengan konsep yang kita lakukan sekarang. Jadi desain dari perkantoran akan berbeda dan tentu ini akan menimbulkan sebuah dinamika yang baru," tuturnya.

Oleh karena itu, tidak dapat dipungkiri bahwa adanya pemindahan ibu kota dan PNS akan membuat belanja pegawai dan belanja barang meningkat.

"Nah implikasi dari belanja pegawai dan belanja barang nanti akan kita lihat berdasarkan berapa tahapan pemulihan tersebut dalam jangka menengah panjang," imbuhnya.

(aid/ara)