Rekor! Inflasi Inggris Tertinggi Dalam 30 Tahun

Anisa Indraini - detikFinance
Kamis, 20 Jan 2022 09:37 WIB
Mata uang poundsterling / pounds
Poundsterling/Foto: Dok. REUTERS/Leonhard Foeger
Jakarta -

Kenaikan inflasi besar-besaran tidak hanya dialami Amerika Serikat (AS), tetapi juga Inggris. Inflasi tercatat mencapai rekor dalam 30 tahun terakhir.

Tingkat inflasi Inggris per Desember 2021 mencapai 5,4% secara tahunan. Angka itu merupakan yang tertinggi sejak 1992.

Ini terjadi akibat tingginya biaya energi yang dikeluarkan masyarakat. Kenaikan harga terbesar juga untuk transportasi, makanan dan minuman, furnitur, perumahan, dan barang-barang rumah tangga.

Biaya kebutuhan hidup naik jauh lebih cepat daripada gaji, sehingga masyarakat sulit memenuhi kebutuhan rumah tangga. Upah meningkat hanya 3,8% per Desember 2021.

Masyarakat Inggris menghadapi kenaikan tajam dalam biaya kebutuhan pada April, ketika batas harga energi dan pajak akan dinaikkan. Para rumah tangga harus membayar US$ 1.075 lebih banyak untuk menerangi rumah mereka tahun ini.

Diperkirakan inflasi mencapai 7% pada April 2022 dan tetap di atas 4% sepanjang tahun ini. "Bukan rahasia lagi bahwa inflasi akan meningkat lebih jauh lagi," kata Kepala Ekonom Inggris di Capital Economics, Paul Dales dikutip dari CNN, Kamis (20/1/2022).

Perdana Menteri Boris Johnson telah berbuat sesuatu untuk membantu para rumah tangga. Oposisi utama Partai Buruh, misalnya, mengusulkan pajak tak terduga pada perusahaan yang memompa minyak dan gas dari Laut Utara yang akan membantu mengimbangi kenaikan harga energi.

(aid/ara)