Apa Itu Outsourcing? Cek Pengertian dan Contohnya di Sini

Ignacio Geordi Oswaldo - detikFinance
Jumat, 21 Jan 2022 16:26 WIB
Shot of an unrecognizable man mopping the office floor
Ilustrasi/Foto: Getty Images/iStockphoto/PeopleImages
Jakarta -

Outsourcing, istilah ini memang sudah kerap kali kita dengar sebelumnya. Namun apakah kamu tahu pengertian dari outsourcing itu sendiri?

Istilah outsourcing sendiri sebenarnya sudah umum digunakan sejak beberapa tahun terakhir, bahkan sudah diatur pula dalam Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003. Secara umum istilah ini merujuk pada tenaga kerja dari pihak ketiga.

Apa itu outsourcing dan seperti apa contohnya?

Mengutip finansialku, Jumat (21/1/2022), alih daya atau outsourcing adalah pengadaan jasa tenaga kerja yang dilakukan oleh sebuah perusahaan. Secara teknis, sebuah perusahaan menyediakan tenaga kerja dengan kompetensi tertentu untuk dipekerjakan di perusahaan lain.

Program semacam ini dimaksudkan untuk membantu perusahaan menemukan tenaga andal tanpa harus mengeluarkan biaya besar. Setidaknya, korporasi yang menggunakan tenaga outsourcing tidak harus melakukan pelatihan.

Dengan demikian, staf HRD juga tak harus merekrut pegawai baru hanya untuk pekerjaan tersebut.

Meskipun melewati proses pelatihan, tenaga outsourcing biasanya bukanlah pekerjaan dengan kemampuan khusus. Sebagai contoh kebanyakan tenaga outsourcing bekerja sebagai buruh pabrik, cleaning service, ataupun satpam.

Faktanya, dalam beberapa tahun terakhir, jumlah tenaga outsourcing membludak. Ini dikarenakan terbatasnya lapangan pekerjaan dengan kompetensi dasar.

Bagaimana akibatnya? Perusahaan tidak lagi merekrut sendiri para pekerjanya, namun menggunakan pihak ketiga yakni pihak outsourcing. Terutama untuk mengisi kebutuhan posisi yang sangat basic seperti cleaning service, security dan lain-lain.

(ara/ara)