Ibu-ibu, Nggak Usah Takut Kehabisan Minyak Goreng Rp 14.000! Nih Alasannya

Anisa Indraini - detikFinance
Jumat, 21 Jan 2022 17:05 WIB
Kebijakan minyak goreng satu harga Rp 14.000/liter berlaku sejak Rabu (19/1). Stok tersebut kosong di beberapa ritel karena ludes diborong. Begini penampakannya.
Minyak Goreng Kosong/Foto: Anisa Indraini
Jakarta -

Stok minyak goreng Rp 14.000 per liter di beberapa ritel kosong. Hal itu dikarenakan masyarakat panic buying alias membelinya secara berlebihan seakan tidak mau melewatkan kesempatan tersebut.

Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan Oke Nurwan memohon kepada masyarakat agar tak perlu memborong minyak goreng di minimarket. Pasalnya program ini akan berjalan sampai 6 bulan.

"Nggak usah khawatir, ini berjalan 6 bulan akan terus ada," ujarnya kepada detikcom, Jumat (21/1/2022).

Stok minyak goreng Rp 14.000/liter juga dipastikan aman. Jadi masyarakat diminta tidak perlu panic buying agar semua kebagian.

Pemerintah menyiapkan pasokan minyak goreng Rp 14.000/liter bagi masyarakat sebanyak 250 juta liter per bulan. Kebijakan ini bakal dilakukan selama 6 bulan, maka akan ada 1,5 miliar liter minyak goreng yang disebar.

"Pasokannya normal untuk ritel modern. Kita coba tambah, jangan seperti biasanya, tapi ini masyarakat yang keras, apapun ceritanya kalau masyarakat keras jadi seperti itu," tuturnya.

Sebelumnya Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi juga sudah mewanti-wanti agar masyarakat tidak perlu panic buying. Stok minyak goreng dipastikan cukup untuk kebutuhan masyarakat jika dibeli secara normal.

"Saya juga mengimbau masyarakat untuk tidak perlu panic buying atau membeli secara berlebihan. Karena pemerintah sudah menjamin pasokan dan stok minyak goreng dengan harga Rp 14 ribu per liter pasti dapat mencukupi kebutuhan seluruh masyarakat," kata Lutfi dalam konferensi pers virtual, Selasa (18/1/2022).

(aid/fdl)