Bahlil: Investasi Langsung Saja ke RI, Nggak Ada Pungli Lagi Kok!

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Kamis, 27 Jan 2022 14:51 WIB
Poster
Foto: Edi Wahyono
Jakarta -

Investasi asing yang masuk ke Indonesia paling banyak datang dari Singapura selama tahun 2021. Namun, menurut Menteri Investasi Bahlil Lahadalia, investasi tersebut bukan cuma dari uang orang Singapura saja.

Bahkan menurutnya, ada kemungkinan besar orang Indonesia pun memiliki uang di Singapura yang kemudian diinvestasikan ke Indonesia.

"Paling tinggi Singapore, tapi saya nggak yakin ini uang Singapore semua ini. Mungkin sebagian orang Indonesia juga punya uang di situ," ungkap Bahlil dalam konferensi pers virtual Realisasi Investasi 2021, Kamis (27/1/2022).

Bahlil menilai, hal itu terjadi karena Singapura jadi hub para investor. Menurutnya banyak sekali investor menyuntikkan dananya ke Singapura, kemudian perusahaan Singapura mengelola dana tersebut dengan melakukan investasi di negara lain, tak terkecuali Indonesia.

"Jadi dia hub ini, bukan rahasia umum lagi. Jadi Singapura ini hub, jadi terminal untuk beberapa negara yang masuk baru masuk ke Indonesia," kata Bahlil.

Dia pun meminta agar para investor tak perlu lagi menyuntikkan dananya ke Singapura. Lebih baik langsung investasikan uangnya ke Indonesia, dia menjamin pola investasi di Indonesia sudah baik.

Bahlil juga sempat menyinggung praktik pungli pun sudah tidak ada lagi. Maka dari itu, bila bisa langsung investasi ke Indonesia buat apa lewat negara lain terlebih dahulu.

"Tolong tulis di media ya, kalau bisa sekarang nggak perlu lagi lewat negara orang, langsung saja ke Indonesia. Sekarang nggak ada lagi pungli kok, langsung-langsung saja," ujar Bahlil.

"Kalau bisa langsung, kenapa harus lewat yang lain," tegasnya.

Nah, bila dilihat datanya, selama 2021 dana investasi asing yang masuk ke Indonesia paling banyak dari Singapura senilai US$ 9,4 miliar, atau sekitar 30,2% dari total seluruh investasi asing.

Di posisi ke dua ada Hong Kong dengan investasi sebesar US$ 4,6 miliar, di posisi ketiga ada China sebesar US$ 3,2 miliar. Kemudian, Amerika Serikat menyusul di posisi keempat dengan total investasi US$ 2,5 miliar. Posisi kelima dari Jepang sebesar US$ 2,3 miliar.

Adapun total investasi asing di Indonesia sepanjang 2021 sebesar Rp 454 triliun atau 50,4% dari total seluruh realisasi investasi. Jumlah sebesar itu naik 10% dari tahun sebelumnya.

(hal/eds)