Lampaui Target Jokowi, Investasi Kini Lebih Banyak di Luar Jawa

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Jumat, 28 Jan 2022 07:00 WIB
Pertumbuhan ekonomi RI di kuartal II-2021 diramal tembus 7%. BI menyebut hal ini karena pemulihan di sektor pendukung turut mendorong ekonomi nasional.
Ilustrasi/Foto: Agung Pambudhy

Bahlil mengklaim investasi di luar Jawa kini lebih banyak daripada yang berada di dalam Pulau Jawa. Hal itu menandakan adanya pemerataan pembangunan yang terjadi di Indonesia.

Datanya, investasi di luar Jawa mencapai Rp 468,2 triliun atau mencapai 52% dari total investasi di tahun 2021. Jumlah investasi di luar Jawa naik 12,2% dari tahun sebelumnya.

Sisanya, 48% investasi berada di pulau Jawa dengan besaran Rp 432,8 triliun. Kenaikan investasi di pulau Jawa cuma berkisar 5,9% saja.

Kemudian, secara sektoral, investasi terbanyak masuk ke dalam sektor industri logam dasar, barang logam, barang bukan logam, dan peralatannya. Jumlahnya mencapai Rp 117,5 triliun.

"Ini bukti bahwa hilirisasi terjadi, sebelumnya yang paling besar adalah sektor transportasi, pergudangan, dan telekomunikasi," papar Bahlil.

Sebagai informasi, dari total PMA sebesar Rp 454 triliun di tahun 2021 ada 5 negara dengan investasi terbesar di Indonesia. Berikut ini daftarnya:
1. Singapura US$ 9,4 miliar
2. Hong Kong US$ 4,6 miliar
3. China US$ 3,2 miliar
4. Amerika Serikat US$ 2,5 miliar
5. Jepang US$ 2,3 miliar


(hal/eds)