ADVERTISEMENT

AS-China Makin 'Panas', Sponsor Olimpiade Pada Kabur?

Aldiansyah Nurrahman - detikFinance
Senin, 31 Jan 2022 14:07 WIB
A resident is silhouetted as she exercises with a colored ribbon in Beijing, China, Tuesday, Jan. 11, 2022. The Chinese capital is on high alert ahead of the Winter Olympics as China locks down a third city elsewhere for COVID-19 outbreak. (AP Photo/Ng Han Guan)
Foto: AP/Ng Han Guan

Pemerintah China telah berulang kali dan dengan keras membantah semua tuduhan pelanggaran HAM. Meski begitu, para sponsor tetap khawatir. Mereka sibuk mencari tahu apa yang harus dilakukan akibat boikot Amerika Serikat.

Bahkan sebelum itu, tekanan sudah cukupmeningkat. Sophie Richardson, Direktur Human Rights Watch China, mengatakan timnya menulis surat terbuka kepada Coca-Cola pada Mei lalu, menanyakan apakah mereka telah melakukan tinjauan HAM di China sehubungan dengan partisipasinya dalam Olimpiade. Tapi Coca-Cola tidak menanggapi.

Di kesempatan terpisah, Wakil Presiden Global HAM Coca-Cola Paul Lalli menyatakan Coca-Cola jelas menghormati hak asasi manusia secara global.

Para ahli mengatakan mitra utama oimpiade secara kolektif membayar miliaran dolar untuk mensponsori olimpiade. Tetapi para analis menilai harga yang dikeluarkan tak sebanding dengan mengiklan di olimpiade.


(fdl/fdl)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT