ADVERTISEMENT

Profil Jaya Konstruksi Manggala Pratama, Pemenang Tender Sirkuit Formula E

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Sabtu, 05 Feb 2022 15:20 WIB
Sekretaris Komisi B DPRD DKI Jakarta Pandapotan Sinaga menyebut lokasi untuk Sirkuit Formula E di Ancol, Jakarta, bekas pembuangan lumpur hasil proyek. Begini kondisinya.
Ilustrasi/Foto: Rifkianto Nugroho: Lokasi proyek Sirkuit Formula E
Jakarta -

PT JakPro telah mengumumkan pemenang tender sirkuit Formula-E, yaitu PT Jaya Konstruksi Manggala Pratama Tbk.

JakPro menyebutkan proses pelaksanaan tender ini sudah melalui beberapa tahapan seleksi. Kemenangan Jaya Konstruksi Manggala Pratama ini juga sesuai dengan kelulusan berbagai kriteria penilaian yang ditetapkan persyaratannya dan hasil klasifikasi bersama-sama.

Mengutip laman resmi jayakonstruksi.com, PT Jaya Konstruksi Manggala Pratama Tbk merupakan bagian dari Grup Jaya yang merupakan perusahaan infrastruktur terintegrasi dengan kompetensi inti dalam sektor infrastruktur dan sektor konstruksi bangunan, perdagangan aspal, dan bahan bakar gas cair serta pabrikasi beton pracetak dan pekerjaan mekanikal dan elektrikal serta jasa pemeliharaan.

Sebelumnya perseroan adalah Divisi Kontraktor pada PT Pembangunan Jaya. Kemudian menjadi badan hukum pada 23 Desember 1982 dan melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Desember 2007.

Pada 2007, Perseroan mengakuisisi empat anak perusahaan langsung antara lain PT Jaya Trade Indonesia, PT Jaya Teknik Indonesia, PT Jaya Beton Indonesia dan PT Jaya Daido Concrete. Sejak itu, Perseroan telah melakukan ekspansi melalui kombinasi pertumbuhan organic dan akuisisi strategis, dan sekarang memiliki portofolio spesialisasi anak perusahaan tidak langsung yang meliputi PT Jaya Gas Indonesia, PT Sarana Merpati Utama, PT Sarana Lampung Utama, PT Toba Gena Utama, PT Adigas Jaya Pratama, PT Sarana Bitung Utama, PT Metroja Mandiri, PT Kenrope Utama, PT Adibaroto Nugratama, PT Sarana Lombok Utama, PT Jaya Celcon Prima dan PT Global Bitumen Utama.

Pada tahun 2009, Perseroan kemudian melakukan konsolidasi keberadaannya sebagai kontraktor dan operator jalan tol dengan membangun dua perusahaan patungan, PT Jaya Konstruksi Pratama Tol (dengan PT Pembangunan Jaya Infrastruktur) dan PT Jaya Sarana Pratama (dengan PT Jaya Real Property Tbk) dan PTJakarta Tollroad Development pada tahun 2015.

Tonton juga Video: Balas-membalas Anies Vs Giring Kian Memanas

[Gambas:Video 20detik]



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT