ADVERTISEMENT

Prabowo Borong 42 Jet Tempur, Chappy Hakim: Toko Sedang Musim Sale!

Aldiansyah Nurrahman - detikFinance
Kamis, 17 Feb 2022 16:26 WIB
Kementerian Pertahanan (Kemhan) melakukan penandatanganan kontrak kerja sama pembelian 6 pesawat tempur generasi 4,5, Dassault Rafale. Jet tempur tersebut merupakan buatan Prancis.
Foto: AP Photo
Jakarta -

Pembelian 42 pesawat jet tempur Rafale oleh Kementerian Pertahanan dinilai merupakan keputusan yang tepat mengingat situasi pasar pesawat tempur sedang menguntungkan.

Mantan Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal (Purn) Chappy Hakim mengatakan, saat ini para produsen tengah banyak mengobral pesawat. Ini jadi kesempatan untuk beli di situasi yang tepat.

"Pembelian di saat yang tepat, yaitu ketika toko-toko memasang iklan atau berada di tengah musim sale," jelas Chappy Hakim, dalam diskusi virtual, Kamis (17/02/2022).

Ia mengungkapkan seluruh pabrik pesawat tempur di dunia tengah cuci gudang atau bisa dikatakan tengah mengobral pesawatnya.

Dalam perkembangannya di dunia pabrik pesawat tempur terus mengembangkan teknologinya. Yang terbaru ada pesawat tanpa awak atau disebut pesawat drone.

Lebih jauh, Chappy menyebutkan bahwa pembelian pesawat bermanfaat untuk pertahanan Indonesia. "Terutama mengatasi situasi geopolitik di kawasan seperi di situasi di Cina Selatan dan Natuna," katanya.

Sebelumnya diberitakan, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto baru-baru ini menandatangani kontrak akuisisi 42 pesawat tempur Dassault Rafale produksi Dassault Aviation asal Prancis.

Dikutip dari Bloomberg, Sabtu (12/02/2022), Dassault Aviation SA mendapatkan kontrak senilai US$ 8,1 miliar atau Rp 115,8 triliun (kurs Rp 14.300) dari Indonesia untuk penjualan 42 pesawat tempur Rafale. Kontrak ini sudah dikonfirmasi oleh kementerian pertahanan Prancis.

Jika dihitung, maka 1 unit pesawat tempur Rafale yang dibeli Prabowo harganya sekitar Rp 2,7 triliun. Namun, selain pesawat tempur, pesanan TNI Angkatan Udara (AU) ini juga mencakup pelatihan awak pesawat, dukungan logistik untuk beberapa pangkalan udara, dan pusat pelatihan yang dilengkapi dengan dua simulator misi penuh.



Simak Video "Prabowo: Ternyata Keputusan Saya Gabung Jokowi Tidak Salah!"
[Gambas:Video 20detik]
(zlf/zlf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT