ADVERTISEMENT

Masyarakat Terpaksa Antre Berdesakan demi Minyak Goreng

Abdi Somat Hutabarat - detikFinance
Jumat, 18 Feb 2022 22:41 WIB
Masyarakat di Sibolga rela antre berdesakan demi minyak goreng
Foto: Abdi Somat Hutabarat/detikcom
Sibolga -

Masyarakat Sibolga-Tapteng, Sumatera Utara (Sumut) antre dan desak-desakan akibat langkahnya minyak goreng curah, hingga petugas Kepolisian Polres Sibolga dan Dinas Perhubungan harus turun ke lokasi untuk menertibkan para kerumunan dan jalan lintas yang kian macet.

Hal itu terjadi di Toko Suka Jadi, di Jalan SM Raja, Kota Sibolga, sejumlah masyarakat terus kian memadat. Masyarakat juga kecewa akibat antrean yang terlalu memakan waktu.

Menurut keterangan salah seorang masyarakat yang kesehariannya jual goreng - gorengan, terpaksa tidak berjualan beberapa hari, menunggu hingga mendapatkan minyak goreng.

"Sangat sulit dan sungguh menangis menunggu antrian, kemarin harga minyak goreng perkilo harganya 18 ribu, sekarang menjadi 12 ribu per kilo dan saya jual goreng gorengan, karena tidak ada minyak terpaksa tidak jualan", kata Ibu Desi dilokasi.

Antrean itu dipadati masyarakat sejak sejak kemarin pagi, hingga sampai saat ini Jumat (18/2/2022). Pedagang dan ibu rumah tangga rela berdiri lama-lama demi mendapatkan minyak curah yang berapa pekan kian sulit didapatkan.

Sayangnya di lokasi agen minyak tanah masih banyak yang tidak menggunakan masker. Padahal Kapolsek Sibolga Sambas, Iptu Roy Panjaitan mengatakan pihaknya telah menertibkan para pedagang agar tidak melakukan kerumunan.

"Kita tertibkan agar tetap memakai masker, juga kita imbau kepada pemilik toko, bagi ibu rumah tangga saja yang diberikan minyak karena memakai jerigen isi empat liter," kata Iptu Roy dilokasi.

Selain itu dia juga menyebutkan akibat antrean pembelian minyak curah kemacetan terjadi di Jalan Sisingamaraja Kota Sibolga, terpaksa pihaknya juga diperbantukan dari Dinas Perhubungan Pemkot Sibolga.

(hns/hns)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT