Masuk Daftar Pengawasan AS, Tokopedia Respons Begini

ADVERTISEMENT

Masuk Daftar Pengawasan AS, Tokopedia Respons Begini

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Selasa, 22 Feb 2022 19:40 WIB
Tokopedia Logo
Foto: Dok. Tokopedia
Jakarta -

Tokopedia menyatakan akan menindak tegas segala bentuk penyalahgunaan di platformnya. Pernyataan ini sebagai respons atas pemerintah Amerika Serikat (AS) yang memasukkan Tokopedia dalam daftar pengawasan.

Kantor Perwakilan Dagang Amerika Serikat atau United States Trade Representative (USTR) telah merilis daftar Notorious Market List 2021. Daftar tersebut menyoroti pasar online dan fisik yang diduga terlibat dalam pemalsuan merek dagang dan pembajakan hak cipta.

"Tokopedia menindak tegas segala bentuk penyalahgunaan platform Tokopedia dan/atau pelanggaran hukum yang berlaku di Indonesia," kata External Communications Senior Lead, Tokopedia, Ekhel Chandra Wijaya kepada detikcom lewat pesan singkat, Selasa (22/2/2022).

Dia mengatakan, meski Tokopedia bersifat UGC di mana setiap penjual bisa mengunggah produk secara mandiri, aksi kooperatif terus lakukan untuk menjaga aktivitas dalam platform Tokopedia tetap sesuai dengan hukum yang berlaku.

Tokopedia, lanjutnya, memiliki kebijakan produk apa saja yang bisa diperjualbelikan di aturan penggunaan platform. Selain itu, Tokopedia juga punya fitur pelaporan penyalahgunaan yang bisa dimanfaatkan.

"Kami juga memiliki fitur Pelaporan Penyalahgunaan dimana masyarakat dapat melaporkan produk yang melanggar, baik aturan penggunaan platform Tokopedia maupun hukum yang berlaku di Indonesia. Cara melapor bisa dilihat di https://www.tokopedia.com/bantuan/produk-melanggar-ketentuan," terangnya.

Sebagai tambahan, selain Tokopedia, marketplace yang populer di Indonesia dan masuk daftar pengawasan yakni Bukalapak dan Shopee.

(acd/hns)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT