ADVERTISEMENT

RI Mau Jadi Negara Maju? Bahlil Ungkap Resepnya

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Senin, 28 Feb 2022 22:11 WIB
Menteri Investasi RI Bahlil Lahadalia menghadiri pembukaan Pendidikan dan Pelatihan Kader Organisasi Tingkat Daerah (Diklatda) HIPMI Jaya di Jakarta.
Foto: Grandyos Zafna
Jakarta -

Indonesia hingga kini masih terjebak menjadi negara dengan penghasilan menengah ke bawah. Untuk mendapatkan cap negara maju, Indonesia harus bisa menjadi negara dengan penghasilan yang tinggi.

Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia mengungkapkan resep agar Indonesia bisa menjadi negara maju. Menurutnya, untuk menjadi negara maju pendapatan per kapita masyarakat harus menjadi sekitar US$ 12 ribu per tahun, sedangkan saat ini baru hanya US$ 4 ribu per tahun.

Menurutnya, untuk meningkatkan pendapatan per kapita masyarakat, harus ada penciptaan lapangan kerja dengan penghasilan yang memadai. Salah satunya adalah dengan membuka lapangan kerja di sektor industri yang berbasis hilirisasi.

"Ini lah kata kunci kalau pengin ada peningkatan pendapatan kapita negara kita. Sekarang itu US$ 4 ribu, seharusnya naik US$ 12 ribu. untuk ke sana harus ciptakan lapangan kerja dengan gaji memadai, itu harus dilakukan," ujar Bahlil dalam webinar Forum Ekonomi Merdeka 2022, Senin (28/2/2022).

Nah maka dari itu, saat ini pemerintah berfokus untuk mendorong investasi yang lebih berkualitas dan berbasis nilai tambah. Dia bilang cita-cita Presiden Joko Widodo saat ini adalah mengubah Indonesia menjadi negara industri.

Tahapan-tahapan untuk mewujudkan cita-cita itu sudah dilakukan, salah satunya adalah mengurangi ekspor bahan mentah. Khususnya, komoditas-komoditas mentah yang jumlahnya banyak di Indonesia.

Hal itu sudah dilakukan pada komoditas nikel, barang itu dilarang diekspor mentah-mentah dan harus dihilirisasi di dalam negeri. Selanjutnya, pemerintah juga bakal melarang bauksit untuk diekspor tahun ini. Tembaga dan timah pun akan menunggu giliran untuk pelarangan ekspor.

"Khusus bahan mentah kita ini sekarang dorong, tahun itu kita setop ore nikel. Nah, tahun ini setop bauksit, kemudian tahun depan tembaga dan timah," ujar Bahlil.



Simak Video "Kritik Pernyataan Bahlil, PPP: Fokus Sebagai Menteri Investasi!"
[Gambas:Video 20detik]
(hal/zlf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT