Syarat Naik KA: Penumpang Sudah Vaksin Lengkap Tak Perlu Antigen/PCR

Ardan Adhi Chandra - detikFinance
Rabu, 09 Mar 2022 09:49 WIB
Stasiun Gambir ramai oleh pemudik yang hendak pulang ke kampung halaman. Mereka memilih untuk mudik agar dapat merayakan Idul Adha bersama keluarga.
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Syarat naik kereta api (KA) jarak jauh mulai 9 Maret 2022 berubah. Penumpang yang telah mendapatkan vaksinasi dosis kedua (lengkap) atau ketiga (booster) tidak diwajibkan menunjukkan hasil negatif tes RT-PCR atau Rapid Test Antigen pada saat proses boarding.

Aturan tersebut menyesuaikan dengan terbitnya SE Kementerian Perhubungan Nomor 25 Tahun 2022 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri dengan Transportasi Perkeretaapian pada Masa Pandemi Covid-19 tanggal 8 Maret 2022.

"KAI senantiasa mengikuti dan mematuhi seluruh ketentuan dari pemerintah dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19 pada moda transportasi kereta api," kata VP Public Relations KAI Joni Martinus dalam keterangannya, Rabu (9/3/2022).

Untuk validasi data vaksinasi pelanggan, KAI telah mengintegrasikan ticketing system KAI dengan aplikasi Peduli Lindungi. Hasilnya, data vaksinasi pelanggan dapat langsung diketahui oleh KAI pada saat pemesanan tiket melalui KAI Access, web KAI, dan pada saat boarding.

Syarat lengkap KA Jarak Jauh dan KA Lokal:

1. Syarat Naik KA Jarak Jauh

a. Pelanggan telah divaksinasi Covid-19 minimal dosis ke-2

b. Surat keterangan hasil negatif Rapid Test Antigen maksimal 1x24 jam atau RT-PCR 3x24 jam sebelum jadwal keberangkatan dikhususkan bagi Pelanggan dengan vaksinasi Covid-19 dosis pertama dan Pelanggan yang tidak/belum divaksin dengan alaan medis dibuktikan dengan surat keterangan dari rumah sakit pemerintah

c. Pelanggan dengan usia di bawah 6 tahun syaratnya adalah didampingi orang tua dan menerapkan protokol kesehatan secara ketat

2. Syarat Naik KA Lokal dan Aglomerasi

a. Pelanggan wajib divaksin minimal Vaksin Covid-19 dosis pertama kecuali anak usia di bawah 6 tahun

b. Tidak diwajibkan untuk menunjukkan surat keterangan hasil negatif tes rt-pcr atau rapid test antigen.

"Pelanggan yang tidak melengkapi persyaratan serta pelanggan yang sudah divaksin tapi positif Covid-19 dalam kurun waktu 14 hari ke belakang, tidak boleh melakukan perjalanan dan dipersilahkan untuk membatalkan tiketnya," tegas Joni.

Kapasitas KA jadi 100%. Cek halaman berikutnya.

Simak Video 'Respons Kebijakan Pemerintah, Epidemiolog Singgung Soal Pentingnya Tes Covid':

[Gambas:Video 20detik]