ADVERTISEMENT

SoftBank Dikabarkan Batal Investasi di Ibu Kota Baru

Anisa Indraini - detikFinance
Jumat, 11 Mar 2022 16:57 WIB
Istana Negara di Ibu Kota Bar
Foto: Istana Negara di Ibu Kota Baru (Dok. Instagram Nyoman Nuarta)
Jakarta -

SoftBank Corp batal berinvestasi di ibu kota negara (IKN) baru di Kalimantan Timur. Perusahaan Jepang itu menyatakan tidak akan berinvestasi dalam proyek itu.

"Tetapi (SoftBank) terus berinvestasi di Indonesia melalui Vision Fund dan perusahaan portofolionya," kata juru bicara perusahaan dikutip dari Reuters, Jumat (11/3/2022).

Dalam sesi wawancara pada Rabu dikutip Bloomberg, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengkonfirmasi kabar tersebut.

"Tidak ada lagi cerita tentang Masayoshi (CEO SoftBank), dia keluar," tutur Luhut. Sayangnya tidak dijelaskan alasan SoftBank mengurungkan niatnya investasi di ibu kota baru.

Pada Januari 2020, Luhut sempat mengatakan bahwa SoftBank telah menawarkan hingga US$ 40 miliar untuk mendanai proyek di ibu kota baru. Sementara pada saat itu SoftBank tidak mengungkapkan perkiraan investasi yang akan dikucurkan.

detikcom menghubungi Juru Bicara Luhut, Jodi Mahardi untuk merespons kabar tersebut.

"Saya cek dulu ya," ujar Jodi.

Pada awal pandemi COVID-19, SoftBank dilanda jatuhnya valuasi portofolio. Hal itu memaksanya menjual aset dan baru-baru ini dilanda penurunan saham teknologi yang terdaftar.

Saham grup ditutup turun 6% pada Jumat dan diperdagangkan mendekati posisi terendah dalam dua tahun. Meskipun buyback saham mencapai 1 triliun yen atau setara US$ 8,6 miliar yang diluncurkan pada November.



Simak Video "Luhut Buka Suara Disebut 'Menteri Segala Urusan'"
[Gambas:Video 20detik]
(aid/zlf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT