Pemerintah Janji Bayar Subsidi PLN Pekan Depan
Jumat, 19 Mei 2006 13:41 WIB
Jakarta - Pemerintah berjanji akan segera membayar subsidi PLN yang masih tertunggak sebesar Rp 18,5 triliun pada pekan depan. Namun pemerintah belum memutuskan berapa subsidi yang akan dibayar, apakah seluruhnya atau sebagian saja. "Kita kan tinggal membayar. Minggu depan bisa dibayar. Saya belum lihat tagihannya. Yang penting bagi PLN kita teratur membayarnya," jelas Dirjen Perbendaharaan Depkeu Mulia P. Nasution di Gedung Depkeu, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Jumat (19/5/2006).Mulia menambahkan, pemerintah tentunya melakukan verifikasi terlebih dahulu apakah lebih mudah memberi dana tersebut tiap bulanan, triwulanan aau sekaligus untuk tahun 2006. "Kalau lebih mudah 3 bulan, ya 3 bulan," katanya.Jumlah subsidi PLN yang belum dicairkan mencapai Rp 18,5 triliun yang terdiri dari Rp 3,5 triliun pada tahun 2005 dan Rp 15 triliun untuk tahun 2006. Subsidi itu sedianya akan digunakan untuk biaya operasional dan bukan investasi. PLN saat ini juga tercatat 'ngutang' ke Pertamina untuk pembelian BBM yang mencapai Rp 18,8 triliun.
(qom/)











































