Sudirman Said Menteri ESDM Periode I Jokowi, Kini Komut TransJakarta

ADVERTISEMENT

Sudirman Said Menteri ESDM Periode I Jokowi, Kini Komut TransJakarta

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Jumat, 18 Mar 2022 16:49 WIB
Sudirman Said (Dok istimewa)
Foto: Sudirman Said (Dok istimewa)
Jakarta -

Sudirman Said, mantan Menteri ESDM di Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo (Jokowi), diangkat jadi Komisaris Utama PT Transportasi Jakarta (Transjakarta).

Penunjukan ini berdasarkan Keputusan Para Pemegang Saham (KPPS) pada Rapat Umum Pegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) yang dilaksanakan di Balaikota DKI Jakarta hari ini.

Pemprov DKI Jakarta menunjuk Sudirman Said menggantikan posisi Komisaris Utama sebelumnya yang dijabat oleh Jaswandi yang menjabat sejak Agustus 2019.

Selain Jaswandi, Transjakarta juga melepas jabatan Beni Edmunandar yang juga menjabat sejak Agustus 2019.

"Kami percaya pak Sudirman Said akan membawa perubahan yang lebih besar serta akan membawa Transjakarta melaju lebih baik lagi. Selamat datang dan selamat bertugas," kata Plt. Kepala Divisi Sekretaris Korporasi dan Humas PT Transportasi Jakarta, Angelina Betris dalam keterangannya, Jumat (18/3/2022).

Dengan kehadiran Sudirman Said, diharapkan bisa memberikan manfaat yang lebih baik pada organisasi Transjakarta. Selain itu, bisa melanjutkan perjuangan Jaswandi dan Beni untuk membawa Transjakarta menjadi moda transportasi BRT yang memenuhi semua kebutuhan mobilitas masyarakat.

Sebagai informasi, sebelum menjabat sebagai Dewan Komisaris Sudirman Said sebelumnya pernah menjabat sebagai Menteri dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia pada Kabinet Kerja periode 2014-2016.

Dari penelusuran detikcom, Sudirman Said juga pernah menjabat sebagai Direktur Utama Pindad di tahun 2014. Dia menjadi pelaksana tugas alias Plt menggantikan Tri Hardjojo. Hal itu dilakukan dari Juni hingga Oktober 2014.

Di sisi lain, bukan cuma kali ini saja Sudirman Said berkontribusi di dalam Pemprov DKI Jakarta yang dipimpin Gubernur Anies Baswedan. Sebelumnya pada 8 Mei 2017, Anies Baswedan saat itu membentuk Tim Sinkronisasi untuk membantu tugas dalam menjalankan roda pemerintahan di Ibu Kota.

Sudirman kemudian dipercaya untuk memimpin Tim Sinkronisasi itu. Namun Sudirman meletakkan jabatan tersebut karena mencoba peruntungan di Pilkada Jawa Tengah pada tahun 2018 lalu.

Kerja sama Anies dengan Sudirman Said berlanjut di tahun 2020. Pada bulan April 2020 Sudirman Said ditunjuk menjadi komisaris utama badan usaha milik negara (BUMD) Pemprov DKI Jakarta, PT Food Station Tjipinang Jaya. Kini posisinya bergeser ke Transjakarta.



Simak Video "Tok! Pengadilan Putuskan PT TransJakarta Harus Bayar Upah Lembur Buruh"
[Gambas:Video 20detik]
(hal/das)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT