CT Bicara Dampak COVID: Orang Kaya Makin Kaya, yang Miskin Sengsara

Anisa Indraini - detikFinance
Selasa, 22 Mar 2022 11:02 WIB
Founder & Chairman CT Corp, Chairul Tanjung, bicara mengenai kondisi ekonomi usai Pilpres 2019. Menurutnya, usai pemilu data ekonomi biasanya menunjukkan perbaikan.
Foto: Grandyos Zafna
Jakarta -

Founder and Chairman CT Corp Chairul Tanjung (CT) menyebut pandemi COVID-19 membuat kesenjangan ekonomi makin meningkat di masyarakat. Hal ini membuat orang kaya semakin kaya, sedangkan yang miskin tambah menderita.

"Kesenjangan sosial makin meningkat di antara masyarakat, yang kaya menjadi semakin kaya dan yang miskin menjadi lebih sengsara," kata CT dalam CNBC Indonesia Economic Outlook 2022, Selasa (22/3/2022).

Konsekuensinya, banyak orang mencari jalan pintas untuk memenuhi kebutuhan mereka sehari-hari. Hal ini membuat maraknya pinjaman online (pinjol) ilegal atau investasi bodong.

"Baru-baru ini marak dibicarakan Binomo dan banyak lagi hal-hal tidak masuk akal yang akhirnya dicari oleh masyarakat sebagai jalan pintas," imbuhnya.

CT berpandangan fenomena yang ditimbulkan oleh COVID-19 ini mendorong terjadinya fenomena K-shape, di mana ada sektor uang diuntungkan dan ada juga yang dirugikan.

"Kita tahu sektor-sektor terkait digital mendapat keuntungan dari pandemi ini, begitupun sektor-sektor yang terkait dengan white colour atau kelompok masyarakat atas. Tetapi di lain pihak ada kelompok yang dirugikan terkait pandemi ini," bebernya.

Mereka yang terdampak pandemi COVID-19 adalah sektor pariwisata, transportasi, hingga kelompok masyarakat khususnya UMKM.

"Kita tahu sektor pariwisata sangat terpengaruh luar biasa, kita tahu sektor transportasi sangat terpengaruh luar biasa, kita tahu bahwa kelompok masyarakat khususnya di UMKM juga terpengaruh luar biasa dan kelompok masyarakat yang dalam istilah ekonomi disebut blue colour atau kelompok masyarakat bawah," tandasnya.

Simak juga video 'Daftar Wilayah PPKM Level 1 Jawa-Bali Beserta Aturannya':

[Gambas:Video 20detik]



(aid/dna)