ADVERTISEMENT

Mau Survive di Tengah Pandemi, Bisnis Kuliner Harus Melek Digital

Tim Detikcom - detikFinance
Rabu, 23 Mar 2022 16:02 WIB
Ilustrasi bisnis kuliner
Foto: shutterstock
Jakarta -

Di zaman serba digital, sektor usaha harus mampu menangkap peluang dan beradaptasi agar bisa bertahan. Tak terkecuali untuk sektor makanan dan minuman alias kuliner.

Sudah bukan rahasia lagi, saat ini digitalisasi berperan sangat penting dalam setiap lini bisnis. Apalagi, pandemi Corona yang membuat orang lebih nyaman melakukan sesuatu secara online.

Namun faktanya, belum banyak sektor UMKM yang memanfaatkan peluang ini.

"Kami menyadari dari catatan pada tahun 2021, terdapat sekitar 64 juta pelaku UMKM di Indonesia namun hanya sekitar 15 juta yang telah memasuki ranah digital," ujar CEO ESB Restaurant Technology Gunawan Woen dalam keterangannya, Rabu (23/3/2022).

Gunawan mengatakan, berangkat dari hal itu pihaknya tergerak untuk menyediakan wadah bagi para pelaku UMKM kuliner untuk merambah digitalisasi. ESB adalah software sistem operasional bisnis kuliner all-in-one.

"Kami berkomitmen untuk terus mendukung Digitalisasi Nusantara ini dan menawarkan solusi bagi para pelaku UMKM khususnya yang bergerak di sektor F&B melalui produk-produk kami. Berdasarkan data pertumbuhan bisnis para mitra kami, dapat terlihat bahwa teknologi yang ESB hadirkan telah sedikit banyak berkontribusi pada realisasi investasi sektor F&B di Indonesia. Kami yakin hadirnya teknologi dari ESB akan turut mendongkrak ekonomi para pelaku UMKM sektor kuliner," tambahnya.

VP of Business Development ESB, Bobby Hadiwijaya mengatakan, hingga kuartal 1 - 2022, lebih dari 4,000 merchant telah menggunakan teknologi ESB. Berdasarkan testimoni yang mereka terima, teknologi ESB membantu menaikkan penjualan mereka lebih dari 45% dan juga meningkatkan jumlah pemesanan di atas 15%.

"Karena pengeluaran jadi terkontrol, pemasukan jadi lebih besar. Sampai saat ini ESB mencatat total transaksi lebih dari Rp 5 Triliun." ujarnya.

Ditambahkannya, teknologi yang ditawarkan ini akan diperkenalkan pada Digitalisasi Nusantara Expo & Summit 2022 (DNES 2022) di Surakarta, akhir Maret mendatang. Acara ini akan dihadiri langsung oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, serta Walikota Surakarta Gibran Rakabuming Raka.

Acara DNES 2022 yang diselenggarakan oleh Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia dan Yayasan Internet Indonesia, bekerjasama dengan Pemerintah Kota Surakarta dan kementerian terkait, merupakan salah satu upaya nyata dan menyeluruh untuk menjembatani ketimpangan transformasi digital dan produktivitas ekonomi yang masih terasa terutama di wilayah daerah.



Simak Video "Jokowi: Pemerintah Kalau Nggak Urus UMKM, Keliru & Salah Besar!"
[Gambas:Video 20detik]
(zlf/zlf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT