ADVERTISEMENT

Marah Ukraina Dirudal, Kru Kapal Tenggelamkan Yacht Milik Pengusaha Rusia

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Jumat, 25 Mar 2022 10:58 WIB
Cruising across the ocean, cruising on a luxurious yacht, yacht with strong engine, sunset, seaside, holiday on deck, sweet life on deck, driving yacht across the coastline.
Foto: spyderskidoo/iStok Ilustrasi Yacht
Jakarta -

Taras Ostapchuk bekerja sebagai chief engineer untuk sebuah kapal pesiar mewah bernama Lady Anastasia. Kapal setinggi 156 kaki ini berlayar melintasi Laut Mediterania.

Namun pada 26 Februari, Ostapchuk melihat pemberitaan di media terkait serangan rudal Rusia ke sebuah apartemen di Kyiv. Tempat itu mirip dengan apartemen yang dia tinggali bersama sang istri.

"Saya merasa, rumah saya bisa menjadi sasaran berikutnya," kata dia dikutip dari CNN, Jumat (25/3/2022).

Kemudian Ostapchuk memutuskan untuk menenggelamkan kapal pesiar itu. Pasalnya pemilik Lady Anastasia adalah salah satu orang yang berkuasa di Rusia yaitu Alexander Mikheev.

Dia merupakan kepala eksekutif di sebuah perusahaan senjata Rusia yaitu Rosoboronexport. Perusahaan ini menjual helikopter, tank, sistem rudal sampai kapal selam.

Ketika menenggelamkan kapal, Otapchuk pergi ke ruang mesin Lady Anastasia. Kemudian dia membuka katup yang terhubung ke lambung kapal.

Lalu air mulai memasuki lambung kapal, dia terus berjalan ke tempat kru dan membuka katup-katup lainnya.

"Ada tiga awak kapal lagi selain saya. Saya bilang ke mereka jika kapal akan tenggelam dan mereka harus pergi secepatnya," jelas dia.

Dia menyebutkan jika ketiga pegawai yang juga orang Ukraina itu merasa takut dengan tindakan yang dilakukan. Bahkan mereka sempat meneriaki Otapchuk sebagai orang gila.

Namun Otapchuk telah membuat pernyataan kepada pihak kepolisian. Jika aksinya menenggelamkan kapal adalah sebagai salah satu bentuk protes agas serangan Rusia ke Ukraina.

"Anda harus pilih, apakah Ukraina atau pekerjaan? Saya tidak butuh pekerjaan jika saya tak memiliki Ukraina," jelas dia.

Lady Anastasia adalah sebuah yacht mewah yang memiliki sembilan awak. Kabin utama dilengkapi dengan marmer Carrara, lalu 10 kabin tamu, jacuzzi di dek kapal.

Juru bicara Rosoboronexport tidak menanggapi informasi apapun terkait kehidupan pribadi pegawai dan properti mereka.

Memang fase berikutnya perang Rusia di Ukraina sudah dimulai sejak dua hari sebelumnya. Ketika perang ini berlangsung, beberapa negara seperti Amerika Serikat (AS) dan Uni Eropa memberikan sanksi ekonomi dan menyita aset-aset perusahaan yang berada dalam circle Vladimir Putin.



Simak Video "Dua Apartemen di Chasiv Yar Ukraina kena Rudal, 31 Orang Tewas"
[Gambas:Video 20detik]
(kil/das)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT